Upaya Dahlan Dahi Damaikan Konflik di Tubuh PWI hingga Raih PWI Awards 2026
Roifah Dzatu Azmah February 10, 2026 08:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Dahlan Dahi meraih dianugrahi penghargaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Awards 2026 pada puncak acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 pada Senin (9/2/2026).

Event Puncak Peringatan HPN 2026 ini berlokasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.

Penghargaan yang diberikan kepada sosok Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network ini, atas kontribusinya dalam memperkuat soliditas dan persatuan organisasi profesi wartawan tertua dan pertama di Indonesia yaitu PWI  yang sempat terpecah menjadi dua kubu.

HPN 2026 - Momen pengumuman penerima PWI Awards. Anggota Dewan Pers sekaligus CEO Tribun Network, Dahlan Dahi meraih penghargaan PWI Awards pada puncak acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).
HPN 2026 - Momen pengumuman penerima PWI Awards. Anggota Dewan Pers sekaligus CEO Tribun Network, Dahlan Dahi meraih penghargaan PWI Awards pada puncak acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026). (Tangkap Layar)

Ketua Umum PWI Akhmad Munir menyebut ketulisan Dahlan Dahi membuat kesepakatan antar dua kubu bertemu.

"Beliau bisa merajut kembali perbedaan-perbedaan keras antara Bang HCB dan Bang Zul," ucap Akhmad Munir.

"PWI yang tadinya mengalami dualisme, alhamdulillah berkat ketelatenan, keikhlasan dan ketulusan mas Dahlan Dahi, akhirnya tercapai kesepakatan untuk digelar Kongres Persatuan PWI 2025," ujar Munir. 

Saat ini, Dahlan Dahi menjabat sebagai Ketua Komisi Digital & Sustainability dan Wakil Ketua Komisi Pendataan Dewan Pers.

Ia menghadiri langsung dan menerima penghargaan bersama sejumlah pejabat.

Dalam ucapannya setelah menerima penghargaan, Dahlan Dahi mengaku ingin mendamaikan organisasi PWI seperti seharusnya.

"PWI ini kan organisasi pers tertua di Indonesia. Saya tidak ingin saat saya pensiun, melihat para wartawan berkonflik tiada ujung," ujar Dahlan Dahi.

"Jadi niat saya murni dari hati, bukan untuk mendapatkan penghargaan. Jadi ini sejarah yang harus dicatat," ucap dia, dikutip dari TribunBanten.com.

Penyelesaian Konflik Pengurus PWI

HPN 2026 - Dahlan Dahi (paling kiri) menerima anugrahi PWI Awards pada puncak acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).
HPN 2026 - Dahlan Dahi (paling kiri) menerima anugrahi PWI Awards pada puncak acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Banten, yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026). (TribunBanten.com)

Sebelumnya PWI Pusat mengalami dualisme kepengurusan di dalam rentan waktu 2024-2025, yang juga berdampak pada pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada awal 2024.

Kala itu ada isu cashback dan komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Forum Komunikasi Humas BUMN yang diperuntukkan bagi pelaksanaan UKW pada awal 2024.

Konflik antar dua kubu terjadi hingga meruncing adanya dua kepengurusan di tubuh PWI Pusat, yakni kubu Hendry Bangun dan kubu Zulmansyah Sekedang.

Hal ini juga yang menyebabkan sanksi oleh Dewan Pers, bahwa tidak memperbolehkan PWI menggelar UKW dan menggembok sementara sekretariat PWI.

Dahlan Dahi yang melihat ini sebagai persoalan yang harus segera diselesaikan, memiliki inisiatif.

Saat itu didukung Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Dahlan terpilih menjadi anggota Dewan Pers 2025-2028, Selasa (4/3/2025).

Dengan memegang sejumlah harapan dari wartawan senior lainnya, Dahlan Dahi mencoba membangun komunikasi dengan kedua kubu.

Diketahui, Dahlan sendiri bukan anggota PWI, melainkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kemudian, setelah Dewan Pers  dilantik menjadi anggota dewan pers, 14 Mei 2025, Dahlan yang  menjabat Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, ia memformalkan pertemuan. Dahlan coba mencari solusi konflik panjang di tubuh PWI. 

Dahlan bertindak sebagai mediator. Awalnya rapat virtual atau online bertiga, Dahlan bersama Hendry Ch Bangun, dan Zulmansyah Sekedang.
 
Kemudian, dua hari setelah pelantikan anggoda Dewan Pers, Dahlan mempertemukan HCB sapaan untuk Hendry Ch Bangun, dan Zul, sapaan Zulmansyah Sekedang, Jumat (16/5/2025) malam. 

Dua kubu yang berseteru sepakat mengakhiri perpecahan dan menyatukan langkah melalui sebuah Kongres Persatuan PWI yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kongres pun dilaksanakan. 

Kongres juga  menyatukan pengurus, menuntaskan laporan pidana/perdata antaranggota, dan memilih pengurus baru. 

Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk periode 2025-2030, menandai berakhirnya era dualisme. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.