TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara memberikan anggaran senilai Rp 300 juta untuk membenahi ruas jalan di Desa Balong, Kecamatan Kembang sepanjang 700 meter.
Anggaran yang ada didukung dengan sumber anggaran lain berupa Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam bentuk material senilai sekitar Rp 150 juta.
Pembangunan jalan di Desa Balong merupakan bagian dari kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026, yang dimulai sejak, Selasa (10/2/2026) berakhir pada 11 Maret 2026.
Baca juga: Jenis Miras Maut Tewaskan 5 Orang di Jepara Diselidiki Polisi, Ditenggak di Kafe
Sebanyak Rp 300 juta dikucurkan Pemkab Jepara melalui Bantuan Keuangan Khusus yang diberikan kepada Pemerintah Desa Balong.
Selain itu, terdapat beberapa kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pelatihan, bakti sosial, donor darah, pemberian bantuan sembako, pemasangan alat kontrasepsi, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Kegiatan TMMD diproyeksikan mendukung program unggulan TNI, termasuk ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, TNI Manunggal Air dan MCK, percepatan penurunan stunting, dan pelestarian lingkungan.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, memimpin langsung upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026.
TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa". Menegaskan komitmen bahwa pembangunan Kabupaten Jepara dimulai dari desa dengan mengedepankan semangat gotong-royong sebagai pondasi utama.
Kata dia, program ini dilakukan melalui mekanisme bottom-up planning yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga sasaran kegiatan menjawab kebutuhan riil masyarakat, juga memperkuat ketahanan wilayah.
Gus Hajar, sapaan akrab Muhamad Ibnu Hajar, menyebut TMMD merupakan bagian penting dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan visi Jepara MULUS, yaitu Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.
Di mana kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, juga menumbuhkan karakter kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta menanamkan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.
Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi menuturkan, TMMD kali ini terdapat kegiatan sasaran fisik dalam bentuk pengecoran jalan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Serta berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung masyarakat Desa Balong.
Dia berharap dukungan dan peran serta masyarakat dalam mendukung para TNI selama pelaksanaan program berlangsung. Supaya semua kegiatan yang sudah direncanakan selesai tepat waktu.
Baca juga: BREAKING NEWS 5 Orang Meninggal dan 1 Masuk Rumah Sakit Usai Tenggak Minuman Keras di Jepara
"Kegiatan TMMD ini berlangsung selama satu bulan. Kami mohon dukungan dan bantuan dari seluruh pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai waktu yang telah ditentukan," tegasnya.
Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara juga menggarap serius program perbaikan jalan rusak yang terjadi di berbagai lokasi.
Anggaran bersumber dari APBD kabupaten, bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dikucurkan untuk menangani jalan rusak secara bertahap. (Sam)