Warga Bitung Keluhkan Bau Tak Sedap dari Pabrik Ikan di Manembo-Nembo, Pemilik Akan Cek Masalahnya
Alpen Martinus February 10, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah warga di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung keluhkan bau tak sedap tercium di lingkungan III RT IV, Selasa (10/2/2026).

Menurut warga, bau menyengat hidung diduga berasal dari aktivitas pabrik ikan CV Daniel Nathania Fishery.

Lokasi pabrik itu berada tepat disamping jalan yang menghubungkan wilayah Girian - Manembo-Nembo Kota Bitung.

Baca juga: Kemunculan Buaya di Bitung, Dua Kali Terlihat Warga dari Dermaga Perusahan Minyak Goreng

Pantauan di lapangan, pabrik itu berukuran besar dan di kelilingi pagar beton.

"Baunya sejak akhir tahun lalu. Seperti bau anyir ikan yang di produksi pabrik itu," kata seorang warga disekitar bangunan pabrik kepada sejumlah wartawan Selasa (10/2).

Akibat bau yang siklusnya tercium saat sore dan malam hari, membuat warga merasa tidak nyaman.

Dan berpotensi menganggu kesehatan warga.

Di sekitar pabrik itu, ada puluhan rumah warga.

Selain warga, keluhan atas bau tak sedap yang tercium dari bagian belakang sebelah kiri pabrik di keluhkan pengguna jalan yang setiap hari lewat.

Menurut Suil (44), hampir setiap sore dan malam ketika lewat di samping pabrik itu mencium bauk tak sedap.

"Kalau mau ke tempat kerja, selalu lewat disitu mencium bau tak sedap," keluh Suil yang berkendara dari arah jembatan Girian Bawah.

Pantauan di lapangan, bau tak sedap tersebut tercium saat reporter Tribun Manado Christian Wayongkere berdiri di tepi jalan yang menghubungkan wilayah Girian dan Manembo-nembo.

Jarak pabrik itu dari ikon Kota Bitung Patung Cakalang 6,5 Kilometer (Km) dan dapat ditempuh dalam waktu 14 menit pakai kendaraan bermotor.

Keluhan warga itu sempat memuncak pada akhir tahun lalu.

Warga melakukan aski protes terhadap bau tak sedap saat tercium hidung, ke pemerintah kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup.

"Iya, waktu Desember 2025 kemarin mereka prostes saat malam hari dan laporkan ke kami. Kami sarankan buat laporan ke Dinas Lingkungan Hidup," tambah Lurah Manembo-Nembo Valent Tangkudung saat di konfirmasi Selasa 10 Februari 2026.

Terpisah, Owner pabrik CV Daniel Nathania Fishery, Rico Lukas Tatukude saat dikonfirmasi wartawan lewat sambungan WA bilang, pabrik itu memiliki dua pengelolaan limbah.

Atas keluhan warga itu, pihaknya bakal mengecek permasalahan bau limbah tersebut.

"Kami akan cek permasalahannya. Takutnya ada yang salah," kata Rico Tatumude. (CRZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.