Ratusan Siswa Unjuk Kemampuan di Lomba Kompetensi, LKS Dikmen Gresik 2026 Dibuka di SMK As Saadah
Dyan Rekohadi February 11, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Sebanyak 260 siswa dari 63 sekolah mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) pendidikan menengah tingkat SMA/SMK/MA dan MAK di Kabupaten Gresik yang resmi dibuka di SMK As'saadah Bungah, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang keterampilan lintas jurusan.

Didampingi 188 guru pendamping, para peserta berkompetisi dalam 44 bidang lomba yang digelar di 25 lokasi sekolah.

LKS Dikmen Kabupaten Gresik dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 10 hingga 11 Februari 2026, dan dipusatkan di 25 sekolah yang menjadi lokasi lomba.

Baca juga: Bupati Gus Yani Pulangkan Anak PMI Asal Gresik dari Malaysia, Selamatkan Masa Depan Anak

 

Penyelaras Dunia Pendidikan dan Industri

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, mengatakan LKS bukan sekadar ajang menang dan kalah, melainkan sarana pembuktian kemampuan siswa sekaligus wadah sinergi antar lembaga pendidikan.

“Kegiatan ini bukan bicara siapa yang menang atau kalah. LKS adalah bentuk sinergitas, kerja bareng, dan pengalaman berharga bagi siswa. Pengalaman ini sangat penting untuk masa depan mereka,” ucapnya.

Eko sapaan akrabnya, menambahkan, melalui LKS Dikmen, sekolah didorong untuk menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan dunia industri.

Menurutnya, paradigma pendidikan yang terhubung dengan kawasan industri akan memberi dampak positif bagi peserta didik.

“Kami ingin menyinergikan kawasan industri dengan sekolah. Dengan begitu, paradigma pendidikan akan jauh lebih baik untuk anak didik kita,” tambahnya.

Baca juga: Forkopimda Gresik Ikut Tasyakuran Hari Pers Nasional 2026 Bersama KWG 

Tujuan Lomba untuk Profesionalisme Sejak Dini

Lebih lanjut, tujuan utama LKS adalah mengukur kompetensi, kreativitas, serta daya saing siswa sesuai kebutuhan industri kerja. Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kompetitif dan profesionalisme sejak dini.

“LKS menjadi ajang efektif untuk memotivasi siswa agar siap menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Gresik Ali Faiq menyebut LKS memiliki peran strategis dalam pengembangan diri siswa dan sekolah.

“Event ini sangat penting untuk membangun jaringan antarsiswa dan sekolah, sekaligus menjadi media pembelajaran dan pengembangan diri,” katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak siswa.

“Kami berharap event ini tidak berhenti di sini. Ke depan bisa terus dikoordinasikan dengan pelibatan siswa yang lebih luas, kolaborasi antar sekolah, dan penguatan prestasi di Gresik. Harapannya, dunia industri juga semakin tertarik,” imbuhnya. (wil)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.