Gambaran Performa Terbaik Persebaya Surabaya Jelang Jelang Lawan Bhayangkara FC
Wiwit Purwanto February 11, 2026 11:32 AM

 

SURYA.co.id SURABAYA - Persebaya Surabaya tengah berada dalam performa terbaiknya dengan catatan 13 laga tak terkalahkan di Liga 1.

Kemenangan 3-1 atas Bali United pada Sabtu (7/2/2026) menjadi bukti konsistensi Bajol Ijo sekaligus modal berharga menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo.

Skuad asuhan Bernardo Tavares semakin solid setelah kedatangan empat pemain asing baru: Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes. Selain itu, tiga pemain lokal, Adre Arido, Riyan Ardiansyah, dan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar, menambah kedalaman tim.

Meski kehilangan beberapa pemain karena cedera, Persebaya tetap mampu menjaga ritme permainan.

Jaga Ritme Permainan

Mihailo Perovic harus keluar lebih cepat karena cedera kepala saat melawan Bali United, sementara Malik Risaldi yang menggantikannya juga ditarik keluar karena cedera di babak pertama.

Francisco Rivera menegaskan atmosfer tim tetap kondusif. “Kami menjaga ikatan kekeluargaan dan persaingan sehat, itu yang membuat tim tetap solid,” ujarnya usai latihan, Senin (9/2/2026).

Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan Bajol Ijo

Persebaya Surabaya mencatat rekor impresif dengan 13 laga tanpa kekalahan. Catatan ini menjadi salah satu yang terbaik di Liga 1 musim ini. 

Kemenangan atas Bali United memutus tren negatif tandang sejak 2022.

Dalam laga ini, duet Leo Lelis dan Risto Mitrevski dipastikan akan tampil dengan menjaga pertahanan tetap kokoh.

Dari Catatan SURYA.co.id, Persebaya hanya kebobolan dua gol dalam lima laga terakhir.

Toni Firmansyah semakin matang di lini tengah dengan kontribusi defensif. Absennya Perovic dan Malik menjadi ujian bagi kedalaman skuad.

Baca juga: Persebaya Surabaya Kehilangan Perovic dan Malik Risaldi lawan Bhayangkara FC, Lini Depan Krisis

Bruno Paraiba dan Jefferson Silva diharapkan bisa menambah variasi serangan. Pedro Matos masih dalam tahap adaptasi, namun potensinya besar diturunkan.

Lalu, Gustavo Fernandes juga sudah menunjukkan kualitas sebagai bek tangguh sejak debut. Bernardo Tavares menegaskan konsistensi adalah kunci menjaga tren positif.

Momentum ini membuat Persebaya semakin percaya diri menghadapi Bhayangkara.

Dukungan Penuh Bonek di Stadion GBT

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo selalu menjadi energi tambahan bagi Bajol Ijo. Laga kontra Bhayangkara FC pada Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00 WIB diprediksi akan dipenuhi ribuan Bonek dan Bonita.

Harga tiket resmi ditetapkan mulai Rp50.000 untuk tribun ekonomi. Tribun VIP dijual dengan harga Rp150.000 sesuai kebijakan manajemen.

Dukungan penuh suporter menjadi faktor penting menjaga tren unbeaten. Bonek dikenal selalu memberi tekanan besar bagi tim tamu.

Bernardo Tavares menilai dukungan suporter memberi motivasi ekstra. “Energi dari tribun membuat pemain tampil lebih berani,” ujarnya.

Atmosfer GBT juga menjadi simbol kebangkitan Persebaya musim ini.

Suporter berharap tim bisa menembus empat besar klasemen. Persebaya kini menempati posisi kelima dengan 35 poin dari 20 laga.

Laga kontra Bhayangkara menjadi ujian konsistensi Bajol Ijo di kandang. Dengan dukungan penuh, Persebaya optimistis menjaga tren positif.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.