SURYA.co.id, SURABAYA — DPRD Surabaya rencananya akan menggelar penghormatan terakhir kepada Adi Sutarwijono yang meninggal dunia, Rabu (11/2/2026).
Rencananya, prosesi penghormatan terakhir kepada Ketua DPRD periode 2024-2029 ini akan digelar di gedung legislatif yang berada di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Kamis (12/2/2026).
Prosesi nantinya akan dihadiri anggota DPRD Surabaya. “Insyaallah Kamis jenazah akan dibawa ke kantor DPRD agar para kolega bisa memberikan penghormatan terakhir,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Golkar, Arif Fathoni di Surabaya, Rabu (11/2/2026).
Arif Fathoni menyebut almarhum sebagai figur pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan serta mampu menciptakan suasana kerja yang sejuk di lingkungan dewan.
“Mas Adi ini pribadi yang bersahaja, pembawaannya tenang, dan visi berpikirnya jauh ke depan," kata Fathoni ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (10/2/2025).
Baca juga: Adi Sutarwijono akan Disemayamkan di Grand Heaven sebelum Dikebumikan di TPU Keputih
Fathoni mengatakan sosok Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya dua periode ini sebagai figur yang berpengalaman.
"Anggota DPRD periode 2019–2024 maupun 2024–2029 sudah merasakan gaya kepemimpinan beliau yang mampu merajut harmoni atas segala keberagaman politik,” kata Fathoni.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Adi, DPRD Surabaya menjadi ruang pengabdian yang minim konflik. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.
Tak hanya sebagai pimpinan, Adi juga dikenal sebagai rekan diskusi yang mumpuni. Sebagai sesama mantan jurnalis, Fathoni menilai almarhum memiliki wawasan luas dan gemar membaca, sehingga kerap menjadi partner bertukar pikiran membahas berbagai isu, baik faktual maupun kontekstual.
Politisi Golkar ini bercerita, ia kali terakhir bertemu Adi pada awal Januari lalu. Saat itu, almarhum berpamitan untuk menjalani pengobatan.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Wafat, Laila Mufidah : Pak Adi Sutarwijono Tak Mau Menyusahkan Orang Lain
“Beliau menitipkan kantor kepada kami, tiga pimpinan dewan lainnya, agar kerja-kerja politik kerakyatan tidak terganggu. Aktivitas DPRD harus tetap berjalan seperti biasa,” kenangnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bahtiyar Rifai menjelaskan bahwa prosesi penghormatan dilakukan setelah almarhum disemayamkan di Grand Heaven.
"Kami bersama rekan-rekan di DPRD akan memberikan penghormatan kepada almarhum," kata Bahtiyar saat dikonfirmasi terpisah.
Ketua DPRD Surabaya yang juga politisi PDIP Adi Sutarwijono meninggal dunia, Selasa (10/2/2026) malam sekitar 20.36 WIB di Jakarta. Selama beberapa hari terakhir, Cak Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, memang dikabarkan tengah dirawat secara intensif.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Daniel Rohi saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka tersebut. "Kami sangat berduka atas berpulangnya Mas Adi Sutarwijono," kata Daniel kepada TribunJatim.com saat dikonfirmasi dari Surabaya.
Rencananya, jenazah Adi Sutarwijono yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RS Siloam Jakarta akan diterbangkan ke Surabaya pada Rabu (11/2/2026) sore. Setibanya di Jawa Timur, tokoh senior PDIP dengan nama lengkap Dominikus Adi Sutarwijono itu selanjutnya akan disemayamkan di Grand Heaven.
Sebagai bagian dari prosesi, rencananya pada pukul 18.30 WIB akan digelar Misa Requiem di Grand Heaven. Kemudian, berlanjut dengan kegiatan Misa Kebangkitan pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya, ibadah dilanjutkan dengan prosesi tutup peti dan pada Kamis sore sekitar pukul 14.00 akan dilakukan prosesi penghormatan terakhir di kantor DPRD Surabaya. Jenazah Ketua DPRD Surabaya (periode 2019–2024 dan 2024–2029) itu akan diantarkan menuju peristirahatan terakhir di TPU Keputih Surabaya.