TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Universitas Islam Cordoba (UI Cordoba) Banyuwangi menggelar "Cordoba Annual Conference 2026", dengan partisipasi akademisi dari dalam dan luar negeri. Konferensi internasional ini menghadirkan 61 pembicara dari 19 institusi, serta diikuti 235 peserta yang bergabung secara daring dari lima negara.
Peserta konferensi berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pemerhati pendidikan, pimpinan lembaga pendidikan, perwakilan pemerintah daerah, akademisi, hingga mahasiswa. Konferensi ini ini menjadi forum dialog ilmiah lintas disiplin dan lintas negara.
Konferensi tahun ini mengangkat tema besar kontribusi generasi muda dalam penguatan pendidikan Islam, ketahanan ekonomi syariah, dakwah humanistik berbasis Al-Qur’an, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung masa depan berkelanjutan.
Konferensi menghadirkan pembicara dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Taiwan, dan Australia, dalam satu forum akademik.
Baca juga: Tokoh dan Akademisi 5 Negara Bakal Hadir di Cordoba Annual Conference 2026 UI Cordoba Banyuwangi
Di antaranya keynote speaker internasional Assoc. Prof. Dr. Mohd Badrol bin Awang dari Universiti Sultan Zainal Abidin (Malaysia) menekankan urgensi pendidikan Islam yang berlandaskan adab, integritas, dan kepemimpinan moral generasi muda.
Diskusi konferensi juga diperkaya oleh para invited speakers dari berbagai negara lainnya, di antaranya Dr. Nico Irawan, Ph.D (Thailand), Hastowohadi, M.Pd (Taiwan), Hanifa Rahmawati, M.Appling (Australia), serta Moh. Faidol Juddi, S.I.Kom., M.I.Kom. (Australia).
Rektor UI Cordoba Banyuwangi, Prof. Agus Trihartono, Ph.D, menyampaikan Cordoba Annual Conference, merupakan berkembangnya jejaring kolaborasi akademik lintas negara.
Baca juga: Banyuwangi Ada Kampus Baru, Universitas Islam Cordoba Buka Pendaftaran Mahasiswa
“Dari Banyuwangi, kita membangun dialog ilmiah lintas negara. Kualitas akademik tidak ditentukan oleh lokasi geografis, melainkan oleh komitmen terhadap kolaborasi dan integritas,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kualitas presentasi dan substansi ilmiah, panitia menetapkan enam peserta sebagai Best Speaker, yaitu Fiona Adella binti Ardeni (UNISZA Malaysia), Khairul Hadi (UIN Sunan Kalijaga), Ali Fahrizal dan Panggih Widodo (Universitas PTIQ Jakarta), Angelica Sekare Vijjaningrum (Universitas Islam Cordoba Banyuwangi), serta Ainus Sicha (UIT Lirboyo Kediri).
Melalui konferensi ini, UI Cordoba berharap dapat terus memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan pendidikan Islam, riset, dan pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.