TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah Bernuansa Wedding Content Creator (WCC) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menjadi ruang dokumentasi pernikahan para pengantin kekinian untuk kebutuhan media sosial (medsos).
Tak hanya mengabadikan momentum hari spesial, namun juga turut mengatur deretan konten untuk diunggah di akun media sosial pengantin secara real time dengan memperhatikan estetika sebuah postingan foto maupun video.
Founder Bernuansa WCC, Ain Ramadhan saat ditemui TribunnewsSultra.com mengungkapkan bahwa Wedding Content Creator di Kota Kendari, menjadi tren dalam momentum pernikahan baik generasi milenial atau gen Z.
Menurutnya, dengan perkembangan tren pernikahan saat ini, WCC bak menjadi hal wajib yang tak boleh juga tertinggal untuk menyemarakkan momen sekali seumur hidup.
Kebutuhan konten di media sosial menjadi dorongan, para calon pengantin ingin mengabadikan momen pernikahan secara real time dan estetik.
Peluang ini yang dibacanya untuk dikembangkan sebagai bisnis yang diberi nama Bernuansa Wedding Content Creator. Terlebih dirinya memang memiliki kemampuan dan kapasitas di bidang konten kreator.
Dengan keahlian tersebut, Ain membangun sebuah bisnis dan menggerakkan tim sejak November 2025. Hasilnya, banyak sekali permintaan keterlibatan jasa konten kreator dalam sebuah pernikahan.
"Awalnya nge-scroll sosial media, lihat TikTok lagi tren konten kreator khusus pernikahan di wilayah Jawa. Membaca peluang itu, di Kendari juga belum terlalu banyak (jasa WCC) jadi saya memutuskan untuk digarap," jelasnya kepada jurnalis TribunnewsSultra.com, yang ditemui pada Minggu (8/2/2026) di sebuah coffee shop di Kendari.
Baca juga: Kisah Ain Ramadhan Mahasiswa UHO asal Baubau Sultra Sukses Jual Minuman Viral Sticky Milk di Kendari
Memanfaatkan peluang bisnis ini, Ain memulai vendor WCC sejak November 2025.
Menurutnya, tren ini menjadi solusi untuk para calon pengantin memiliki dokumentasi pernikahan yang dimuat di media sosial pribadi tanpa repot-repot memposting sendiri.
Ain memperhatikan konsep dari permintaan klien, mengabadikan momen yang tak biasa, hingga update terhadap tren-tren ramai di media sosial. Bahkan bisa sampai membuat pernikahan FYP atau For Your Page.
"Pernikahan sekarang khususnya di tahun 2025-2026 terakhir, banyak yang muncul di media sosial, tren-tren TikTok. Pasti calon pengantin mau juga dibuatkan seperti itu. Apalagi kami basicnya di media sosial membuat konten. Hadirnya BWCC, ini bisa lebih memudahkan para calon pengantin memberi kesan lebih bermakna di hari bahagianya," tuturnya.
Dari konten-konten momen pernikahan yang dibuatnya, bahkan telah ditonton hingga puluhan ribu kali oleh warganet.
Pada dasarnya, tugas Ain dan kawan-kawan sebagai WCC cukup padat. Mulai dari mempersiapkan ide, konsep lebih estetik hingga deretan konten yang akan diunggah.
Namun, Ain tetap memberikan keleluasaan terhadap kliennya untuk memikirkan atau meminta dibuatkan konten yang sedang viral atau FYP lalu diunggah di media sosial.
“Biasanya klien menyerahkan sepenuhnya (konsep) kepada kami,” tuturnya.
Pekerjaannya sebagai WCC, dimulai sebelum momen inti seperti akad nikah digelar.
"Klien-klien yang ada di Kendari juga harus bisa sama dengan yang ada di wilayah Indonesia lainnya. Memiliki sensasi pernikahan yang berbeda dengan menggunakan jasa Bernuansa Wedding Content Creator," jelasnya.
Untuk menggunakan jasa Bernuansa WCC ini, kata pemuda yang akrab disapa Aim menyebut cukup mudah dengan harga terjangkau. Mereka memiliki media sosial Instagram dan TikTok Bernuansa yang bisa langsung dihubungi melalui direct message.
Harga yang ditawarkan mulai di bawah Rp 1 juta. Hal ini tergantung dari kebutuhan hingga jarak atau lokasi pernikahan klien.
Ain Ramadhan adalah seorang konten kreator asal Sulawesi Tenggara. Ia membangun bisnis Wedding Content Creator bernama Bernuansa.
Kariernya dalam dunia konten creator cukup gemilang. Deretan konten yang dibuatnya di akun pribadinya sendiri kerap FYP di medsos.
Ain sebelumnya juga membuka bisnis kuliner di Kota Kendari. Namun saat ini dirinya memilih fokus untuk mengembangkan Bernuansa. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)