Datang ke Magelang, SBY Lepas Rindu dengan Menyantap Kupat Tahu Pojok
Yoseph Hary W February 12, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG – Di sela kunjungannya ke Magelang, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi Kupat Tahu Pojok untuk menikmati seporsi kupat tahu, Rabu (11/2/2026).

Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan SBY tiba menggunakan bus di warung yang berlokasi di Jalan Sutopo, Cacaban, Kota Magelang. 

Tampak turut mendampingi di antaranya Andi Mallarangeng, Andi Arief, Heri Sebayang, serta sejumlah kolega lainnya. 

Kedatangan mereka disambut pengurus DPC Partai Demokrat Kota dan Kabupaten Magelang.

Setelah tiba, SBY langsung menuju ruang tengah untuk bersantap.

Menyukai makanan khas Magelang

Ia mengaku memiliki kenangan panjang dengan kuliner di kota sejuta bunga. Yakni sejak menempuh pendidikan di Akademi Militer hingga menjabat sebagai Presiden RI.

“Yang jelas saya dulu empat tahun di sini (saat menjadi taruna Akmil). Kemudian waktu menjadi Danrem Jogja sering ke sini. Waktu memimpin Indonesia juga sering ke sini. Dan salah satu yang saya senangi bisa kembali mencicipi kuliner Magelang,” kata SBY kepada wartawan di tahu pojok Magelang, Rabu (11/2/2026).

SBY mengatakan, dirinya sangat menyukai makanan khas Magelang. 

Ia mengenang, pada masa lalu jajanan yang populer adalah getuk lindri dan getuk trio, serta getuk sabun yang teksturnya keras seperti sabun.

"Kalau taruna Akmil kan latihannya berat, lapar terus, nah kalau makan getuk sabun kenyang dulu, meskipun tidak seenak getuk trio ataupun getuk lindri,” sambung SBY.

Menurutnya, Magelang memiliki identitas kuat sebagai kota perjuangan sekaligus kota pendidikan militer.

“Kota Magelang, kata SBY, ini kekuatan, Kota Magelang, Kota Perjuangan, Kota Pendidikan militer. Banyak sekali kemajuan Magelang, tapi jangan ditinggalkan nilai-nilai budaya, nilai-nilai lokal, termasuk kuliner, termasuk kesenian, kebudayaan dan sebagainya,” lanjutnya.

Sudah Sembilan Kali

Pemilik Tahu Pojok, Kuntari (68), menyebut kedatangan kali ini terasa istimewa. Ia mencatat SBY sudah sembilan kali menikmati sajian di warung yang berdiri sejak 1942 tersebut.

“Alhamdulillah wa syukurillah, kami dari tahu pojok merasa bersyukur karena kerawuhan Pak SBY lagi untuk yang ke-9 kalinya. Beliau rawuh di warung kami dengan senang hati dan menikmati sajian kuliner kupat tahu khususnya di tahu pojok,” kata Kuntari.

Ia mengungkapkan, SBY telah sembilan kali menyantap kupat tahu tersebut, yakni tiga kali sebelum menjabat presiden dan enam kali setelah tidak lagi menjabat. 

Saat masih menjadi presiden, setiap berkunjung ke Akmil, kupat tahu itu selalu dipesan dan disajikan di sana. 

Begitu pula ketika berkunjung ke Magelang, menu kupat tahu yang sama juga kerap dipesankan.

“Selama jadi presiden, kalau ada kunjungan beliau ke Akmil, kupat tahunnya yang dipesan ke Akmil. Lalu kalau ada kunjungan beliau ke Magelang, ya kupat tahunnya yang dipesan,” bebernya.

Warung yang kini dikelola generasi ketiga itu juga sempat beberapa kali melayani pesanan untuk SBY di lokasi lain.

“Belum lama kan juga Pak SBY rawuh di museum OHD. Nah, museum OHD kan dekat situ, dekat dengan warung kita ini. Oleh Pak dokter Oei Hong Djien, selaku pemilik museum dipesankan tahu pojok ini untuk beliau di museumnya untuk dahar,” tambahnya.

Kunjungan kali ini terasa lebih meriah. Kuntari menyebut rombongan membawa perangkat audio yang memutar lagu-lagu yang dinyanyikan SBY.

“Karena beliau membawa sound system. Dan diputar audio waktu beliau menyanyi. Jadi ruangan ini tambah meriah karena beberapa lagu dinyanyikan oleh beliau dalam bentuk audio. Jadi merekamnya di tempat lain, tapi cukup meriah. Kami juga ikut senang,” ujarnya.

Adapun menu yang disantap tetap menjadi favorit lama.

“(Yang dipesan Pak SBY) Ya, khususnya Kupa tahu, ada telur, ada kerupuk. Beliau suka kerupuk, kerupuk-kerupuk terung,” pungkasnya. (tro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.