Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Komisi I DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyoroti kondisi jalan rusak parah menuju wilayah Kufar Pantai, Kecamatan Tutuk Tolu, Rabu (11/2/2026).
Pasalnya, kondisi jalan dinilai sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Ketua Komisi I DPRD SBT Abdul Aziz Yanlua turut merasakannya secara langsung.
Baca juga: Dugaan Korupsi Bansos Maluku Tengah, Wakil Ketua DPRD Arman Mualo Mangkir Panggilan Jaksa
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Bansos Rp. 17,5 Triliun Cair, Kadinsos Ambon Pastikan Tepat Sasaran
Kerusakan jalan tersebut ia temukan saat turun langsung ke lapangan beberapa hari sebelumnya.
“Saya beberapa hari lalu turun di Kufar Pantai. Jalan masuk ke kampung mereka itu cuma sekitar satu kilometer, tapi untuk bisa masuk ke dalam butuh waktu hampir setengah jam,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah sangat menyulitkan aktivitas masyarakat dan menjadi keluhan utama warga setempat.
Warga bahkan telah menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah, terlebih karena dukungan politik yang pernah mereka berikan.
“Begitu rusaknya jalan itu. Mereka bilang, di Kufar Pantai itu kita menang favorit sekitar 40 sampai 50 persen, dengan harapan satu saja, jalan mereka harus diperhatikan,” katanya.
Yanlua menegaskan, perbaikan jalan tidak harus menunggu proyek besar, melainkan bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Kalau belum bisa dihotmix, bisa dilakukan sirtu dulu. Yang penting akses masyarakat bisa diperbaiki,” kata Yanlua.
Menurutnya, persoalan jalan rusak merupakan masalah klasik namun krusial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Hal-hal yang sifatnya klasik dan krusial seperti ini harus kita perhatikan secara bersama-sama, supaya daerah kita ini bisa sedikit lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya.(*)