Lewat Surat Terbuka, Mohan Hazian Akui Pelecehan, Karyawan Kena Imbas, Mundur dari Thanksinsomnia
ninda iswara February 12, 2026 04:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Mohan Hazian secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas tindakan tidak pantas yang dilakukannya terhadap talent yang pernah bekerja sama dengan Thanksinsomnia.

Pernyataan tersebut diunggah Mohan melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu malam (11/2/2026).

Dalam klarifikasinya, ia mengakui kesalahan dan menegaskan bahwa tindakannya tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Pada kesempatan kali ini saya, Mohan Hazian, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tidak pantas yang telah saya lakukan terhadap model atau talent yang pernah bekerja sama dengan brand milik saya,” tulis Mohan, dikutip Kamis (12/2/2026).

Ia menambahkan bahwa perbuatannya telah melampaui batas profesional maupun ranah pribadi, serta menimbulkan luka dan dampak bagi berbagai pihak, termasuk karyawan di perusahaan yang ia pimpin.

Baca juga: Isi Chat Mesum Mohan Hazian ke Model, Reaksi Alya Putri Sang Istri Buat Korban Syok: Cuma Begini?

Mohan menegaskan bahwa ia menerima tanggung jawab penuh tanpa menyalahkan pihak lain.

"Saya menghormati sepenuhnya hak dan langkah yang akan diambil oleh pihak terkait," ujarnya.

Selain itu, ia meminta masyarakat untuk tidak menyeret karyawan Thanksinsomnia dalam kasus ini, karena menurutnya, hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadinya.

Sebagai konsekuensi atas tindakannya, Mohan menyatakan mundur dari Thanksinsomnia.

“Sebagai konsekuensi langsung dari tindakan yang saya lakukan, saya dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan, peran profesional, dan keterlibatan publik yang saya emban saat ini di Thanksinsomnia,” tulisnya.

Ia juga menyebut akan menjalani evaluasi diri dan pendampingan profesional sebagai bentuk tanggung jawab agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

Mohan menutup pernyataannya dengan menyampaikan penyesalan mendalam atas dampak yang ditimbulkan dan kembali meminta maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan.

Sebagaimana diketahui, Mohan Hazian terseret kasus dugaan kekerasan seksual yang bermula dari unggahan akun @aarummanis di X. 

Ia menceritakan pengalaman tak menyenangkan saat menjadi talent photoshoot dan videoshoot brand yang diduga milik Mohan Hazian. 

Mohan Hazian Belum Bisa Ditahan Karena Belum Ada Laporan Resmi, Pengakuan Korban di Medsos Viral

Nama selebgram sekaligus pengusaha clothing, Mohan Hazian, tengah menjadi sorotan publik usai muncul dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret dirinya.

Pendiri brand Thanksinsomnia itu disebut-sebut melakukan tindakan tak pantas terhadap seorang perempuan yang berprofesi sebagai model.

Meski isu ini ramai diperbincangkan, kasus tersebut belum memasuki ranah hukum.

Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan Mohan Hazian.

Baca juga: Dokter Tirta Sudah Minta Mohan Hazian Ngaku & Serahkan Diri Soal Pelecehan, Reaksinya Malah Nantang

Polisi Belum Terima Pengaduan dari Korban

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap seorang model yang disebut-sebut melibatkan Mohan Hazian.

“Sejauh ini itu belum ada laporan. Maka tadi kami tanyakan terkait tentang informasi tersebut, kami akan teruskan kepada jajaran, dalam hal ini Polres maupun Polsek,

Apabila memang kami mendapatkan informasi,” ujar Budi Hermanto, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, Budi menekankan pihaknya tidak semata-mata bergerak berdasarkan laporan resmi dari korban.

Setiap informasi atau peristiwa yang berkembang di tengah masyarakat tetap menjadi perhatian aparat penegak hukum.

“Jadi kepolisian itu tidak hanya selain dari ada laporan polisi, tetapi informasi apapun, peristiwa di masyarakat, insyaallah polisi pasti akan menindaklanjuti. Sehingga itu dapat menjawab keresahan di masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Mohan Hazian Makin Terpojok, Korban Baru Speak Up Lagi: Dia Turunin Tank Top Aku dengan Paksa

SKANDAL PELECEHAN VIRAL - Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan memilih menyampaikan klarifikasi melalui media sosial. Ia menyesalkan dampak luas yang dirasakan berbagai pihak dan berharap publik mendengar penjelasannya secara tenang dan objektif.
SKANDAL PELECEHAN VIRAL - Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan memilih menyampaikan klarifikasi melalui media sosial. Ia menyesalkan dampak luas yang dirasakan berbagai pihak dan berharap publik mendengar penjelasannya secara tenang dan objektif. (Instagram @mohanhazian)

Pengakuan Korban di Medsos

Dugaan itu disampaikan oleh terduga korban yang memiliki akun berinisial AM di media sosial X.

AM mengklaim Mohan melecehkan dia pada bulan Mei 2025.

Saat itu korban mengaku sedang mendapat pekerjaan sebagai talent untuk photoshoot atau videoshoot salah salah satu brand. 

Pada saat photoshoot, korban mendapat ada hal aneh.

“Photoshoot dilakukan bersama 2 Photographer (termasuk Owner M) dan 1 Talent Scouter-nya yang menghubungi saya. Satelah photoshoot selesai saya berencana pulang, kemudian owner menanyakan apakah saya mau makan di suatu tempat. Pada saat itu masih ada Talent Scouter,” tulis AM, Minggu, (8/2/2026).

Korban mendapat ajakan makan malam dengan terduga pelaku. Lalu, dia dibawa masuk ke area photoshoot. Di sana terduga pelaku melancarkan aksi pelecehan.

Baca juga: Mohan Hazian Makin Terpojok, Korban Baru Speak Up Lagi: Dia Turunin Tank Top Aku dengan Paksa

KRONOLOGI - Mohan Hazian owner Thanksinsomnia diduga melakukan pelecehan seksual kepada model. Korban yang speak up lebih dari satu orang.
KRONOLOGI - Mohan Hazian owner Thanksinsomnia diduga melakukan pelecehan seksual kepada model. Korban yang speak up lebih dari satu orang. (Instagram @mohanhazian)

AM berusaha melawan pelaku dengan cara mendorong, mencakar, dan memukulnya.

Namun, AM kemudian mencoba menenangkan diri dan terlihat baik di depan pelaku agar bisa keluar dengan selamat.

“Saya pada saat itu sudah dissociating dan tidak bisa melawan lagi. Saya hanya berpikir bahwa saya akan diperkosa saat itu. Kemudian M berhenti. Kemudian saya dibiarkan pulang. Saya pulang menggunakan Taxi Online,” kata AM.

Setelah peristiwa itu, korban mengaku mengalami trauma, setiap kali melihat wajah pelaku, korban merasa seperti ingin muntah.

(TribunTrends/Kompas/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.