POS-KUPANG.COM - Sebuah peringatan dini kembali datang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ).
BMKG memperingatkan para pelaut agar mewaspadao potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di Perairan Indonesia pada periode 12-14 februari 2026.
adapun Wilayah Perairan yang berpotensi gelombang tinggi hingga 4 Meter pada periode tersebut yakni Samudra Pasifik utara Maluku hingga Samudera Pasifik Utara Papua.
BMKG menyebut, gelombang laut dengan ketinggian hingga 4 meter berisiko bagi keselamatan pelayaran perahu nelayan hingga kapal feri.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Kamis 12 Februari 2026: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.
Warga pesisir dan pelaku pelayaran juga disarankan menunda aktivitas melaut jika tidak mendesak serta rutin memantau pembaruan informasi cuaca.
Peringatan dini ini berlaku mulai Kamis (12/2/2026) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sehingga kewaspadaan ekstra dibutuhkan dalam tiga hari ke depan.
Secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari Timur Laut hingga Timur dengan kecepatan 5–20 knot.
Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 3–16 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian timur dan Samudra Pasifik utara Maluku.
Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Mengutip dari akun Instagram BMKG, tinggi gelombang 1.25 - 2.50 m (Sedang) berpeluang terjadi di:
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di NTT 7-14 Februari 2026: Memasuki Puncak Musim Hujan
Selat Malaka bagian utara
Samudra Hindia barat Aceh
Samudra Hindia barat Kep. Nias
Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
Samudra Hindia barat Bengkulu
Samudra Hindia barat Lampung
Samudra Hindia selatan Banten
Samudra Hindia selatan Jawa Barat
Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
Samudra Hindia selatan Jawa Timur
Samudra Hindia selatan Bali
Samudra Hindia selatan NTB
Samudra Hindia selatan NTT
Laut Natuna Utara
Selat Karimata
Laut Jawa bagian timur
Selat Makassar bagian selatan
Laut Bali
Laut Sumbawa
Laut Flores
Laut Banda
Laut Seram
Laut Maluku
Laut Arafuru bagian timur
Laut Arafuru bagian tengah
Laut Arafuru bagian timur
Laut Arafuru bagian Utara
SARAN KESELAMATAN
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m
Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m
Sementara itu, tinggi Gelombang 2.5-4.0 m berpeluang terjadi di:
Samudra Pasifik utara Maluku
Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Samudra Pasifik utara Papua Barat
Samudra Pasifik utara Papua
SARAN KESELAMATAN
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m.
Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.
Kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 m. (*)