Berikut selengkapnya:
1. Dana Hibah Pilkada 2024 di Bawaslu Minsel Tersisa Rp 5 Juta, APH Diminta Telusuri Soal LPJ Kegiatan
Dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada 2024 di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berhembus kencang.
Pasalnya pada Januari 2025, Bawaslu Minsel hanya mengembalikan dana hibah ke Pemkab Minsel sebesar Rp 5 juta.
Padahal, Pemkab Minsel memberikan dana hibah sebesar Rp 17 Miliar ke Bawaslu pada pesta politik 2024 lalu.
Anehnya, hanya sebesar Rp 5 juta yang dikembalikan oleh Bawaslu Minsel ke kas daerah.
Sumber Tribunmanado.co.id berinisial NM mengatakan penggunaan dana hibah di Bawaslu Minsel diduga ada penyelewengan.
Ia mengatakan pada tahapan Pilkada 2024, ada berbagai kegiatan Bimtek yang hanya diikuti oleh 15 orang.
"Iya ada kegiatan bimtek dan itu digelar di hotel. Tapi pesertanya hanya 15 orang," kata dia ketika ditemui Rabu 11 Februari 2026 di Amurang.
"Dugaan kami bahwa ada mark up mulai dari sewa hotel ataupun pengadaan di Bawaslu Minsel," ucapnya.
Baca Selengkapnya KLIK INI
2. Sri Lanka Minati Kelapa Minahasa Utara, Langsung Bicara Kerjasama Suplai
Sulawesi Utara sering dikenal dengan jululukan bumi nyiur melambai.
Itu lantaran banyaknya tumbuhan kelapa.
Memang tanaman kelapa banyak tumbuh di Sulawesi Utara, di antaranya Minahasa Utara.
Selain banyak, kualitasnya juga sangat diakui terbaik.
Bukti banyak negara minati kepala dari Sulawesi Utara.
Terbaru ada negara Sri Lanka yang berminat terhadap kelapa Minahasa Utara.
Ini di tandai dengan kunjungan International Coconut Community (ICC), Coconut Development Authority Sri Lanka ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut, Rabu (11/2/2026).
Rombongan diterima Bupati Minut Joune Ganda yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Minut Novly Wowiling, di ruang kerjanya lantai 2 kantor Bupati Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi.
Sekda Minut Novly Wowiling didampingi Kepala Dinas Pertanian Bertha Katuuk, Kepala Dinas Perdagangan Maksimilian Tapada, Kadis Perindustrian Minut Agnes Tumangkeng.
Berdasarkan informasi yang dirangkum repoter Tribun Manado Christian Wayongkere, di Kabupaten Minut ada delapan perusahan Kelapa.
Tersebar di Desa Tontalete Kecamatan Kema, Desa Kawiley Kecamatan Kauditan, Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan.
Baca Selengkapnya KLIK INI
3. Kronologi Seorang Anggota Brimob Kena Panah Wayer Saat Pengamanan Tawuran di Sindulang Manado
Terkena serangan sudah menjadi risiko polisi saat melakukan pengamanan.
Apalagi saat terjadi bentrok antar kelompok warga.
Namun tugas pengamanan harus tetap dilakukan dengan mengenyampingkan rasa takut.
Seorang anggota Sat Brimob Polda Sulut menjadi korban panah wayer saat melakukan pengamanan tawuran yang terjadi di Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Jarak antara Polresta Manado ke Sindulang hanya 2,4 kilometer saja.
Kronologi
Peristiwa terjadi pada, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 04:30 Wita.
Anggota tersebut bernama Bripda Daniel Yohanes.
Saat itu ia ditugaskan bersama anggota Brimob Polda Sulut lainnya untuk melakukan pengamanan.
Baca Selengkapnya KLIK INI
(Tim TribunManado.co.id)