Kenapa Pramugari Selalu Duduk dengan Tangan di Pangkuan Saat di Pesawat?
GH News February 12, 2026 03:09 PM
Jakarta -

Pernahkah detikers bertanya-tanya, kenapa pramugari selalu duduk dengan tangan di atas pangkuan saat hendak lepas landas atau mendarat? Berikut jawabannya.

Pramugari dikenal sebagai awak kabin yang bertugas melayani penumpang selama penerbangan. Namun tugas mereka sebenarnya tidak sesederhana itu, pramugari memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga keselamatan dan keamanan penumpang selama berada dalam pesawat.

Sebelum pesawat mengudara, awak kabin memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi, mulai dari pengecekan sabuk pengaman, posisi kursi, hingga penyimpanan barang bawaan.

Dalam situasi darurat, pramugari juga telah terlatih untuk melakukan evakuasi, memberikan pertolongan pertama, serta mengarahkan penumpang agar tetap tenang.

Dilansir , Kamis (12/2/2026), salah seorang pramugari di Cirrus Aviation Services, Katherine Drossos, menjelaskan pengalamannya saat berada di pesawat.

"Selama fase-fase kritis penerbangan, khususnya lepas landas dan pendaratan, pramugari memastikan kabin sepenuhnya aman dan penumpang duduk, diberi pengarahan, dan dipersiapkan. Hal ini memungkinkan penumpang fokus penuh pada keselamatan selama part penerbangan paling sensitif," ujar Drossos.

Kenapa Pramugari Duduk dengan Tangan di Atas Pangkuan?

Salah satu momen paling krusial dalam penerbangan adalah saat lepas landas dan mendarat. Pada fase ini, penumpang kerap melihat pramugari duduk tegak di kursi lipat khusus, dengan sabuk pengaman terpasang dan kedua tangan berada di atas pangkuan. Ternyata, posisi tersebut bukan tanpa alasan.

Sikap duduk seperti itu merupakan bagian dari prosedur keselamatan yang dikenal sebagai bracing position atau posisi siaga.

"Apa yang sering diartikan penumpang saat pramugrari duduk dengan tangan di pangkuan sebenarnya adalah posisi siaga yang disengaja. Pramugari duduk di kursi lipat dengan kaki rata di lantai dan tangan diletakkan di paha atau di bawah kaki," kata Drossos.

Dengan duduk tegak, kaki menapak lantai, dan tangan di pangkuan, tubuh pramugari berada dalam posisi stabil untuk meminimalkan risiko cedera apabila terjadi guncangan atau turbulensi mendadak. Posisi ini juga membantu mereka tetap fokus dan siap bergerak cepat jika terjadi keadaan darurat.

Drossos juga menjelaskan bahwa posisi tangan bisa berbeda tergantung masing-masing maskapai penerbangan, namun posisi tersebut sama-sama bertujuan untuk mempertahankan stabilitas dan kesiagaan selama penerbangan.

"Meskipun posisi tangan sedikit berbeda tergantung maskapai atau jenis pesawat, namun posisi tersebut berguna untuk mempertahankan stabilitas, kewaspadaan, dan kesiapan segera selama fase penerbangan yang paling kritis," ujar Drossos.

Lebih dari itu, saat duduk dalam posisi tersebut, pramugari juga melakukan observasi kabin. Mereka memastikan penumpang mengenakan sabuk pengaman dengan benar, kursi dalam posisi tegak, serta barang bawaan tersimpan aman.

"Saat duduk, pramugari juga melakukan tinjauan keselamatan di sekitar kabin, secara diam-diam menelusuri prosedur darurat, mengidentifikasi pintu keluar, dan mengkonfirmasi perintah dan tanggung jawab evakuasi," kata dia.

Drossos menjelaskan bahwa bagi penumpang tidak diharuskan untuk mengambil posisi duduk seperti pramugari pada umumnya. Namun terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan oleh para penumpang untuk menjaga stabilitas dan kewaspadaan dalam penerbangan, terutama saat lepas landas dan pendaratan.

Langkah pertama yaitu memperhatikan pengarahan keselamatan yang dijelaskan oleh pramugari, membaca buku petunjuk keselamatan di kursi pesawat, mengencangkan sabuk pengaman, dan pastikan kursi pesawat dalam posisi tegak selama waktu kritis yaitu lepas landas dan pendaratan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.