BANGKAPOS.COM -- Komika Indra Frimawan baru saja jadi sorotan pasca viral diduga meludahi Fajar Sadboy.
Momen tersebut terjadi saat Fajar hadir sebagai bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier bersama Indra.
Interaksi di tengah obrolan yang awalnya bernuansa santai itu justru memicu kontroversi.
Cuplikan video yang beredar luas di TikTok melalui akun @yohanaabigaell memperlihatkan Indra melakukan tindakan yang oleh sebagian warganet dinilai kurang pantas, yakni meludahi Fajar.
Meski terlihat seperti bagian dari candaan dan Fajar sempat tampak “membalas” aksi tersebut potongan video itu tetap menuai reaksi keras.
Baca juga: Profil Bambang Patijaya, Anggota DPR RI dari Babel, Pimpin Rombongan Komisi XII Kunker ke PT Timah
Publik semakin terkejut karena aksi serupa disebut bukan kali pertama terjadi.
Dalam program lain yang masih berada di bawah naungan Deddy Corbuzier, Indra juga dikabarkan pernah melakukan tindakan serupa kepada Fajar.
Pengulangan inilah yang membuat sebagian netizen mempertanyakan batas candaan di ruang publik, terlebih ketika ditayangkan di hadapan jutaan penonton.
Kehebohan bertambah ketika potongan video tersebut mendapat perhatian dari aktris Amanda Manopo, yang belakangan dikabarkan dekat dengan Fajar Sadboy.
Amanda meninggalkan komentar singkat yang langsung memancing beragam tafsir.
"Hmmm," tulis Amanda Manopo dalam video Fajar Sadboy diludahi, 12 Februari 2026.
Komentar sederhana itu segera memicu gelombang reaksi dari warganet. Kolom komentar pun dipenuhi berbagai tanggapan, termasuk kritik terhadap Indra.
"Norak banget becanda lu kayak gitu, bales jar," ujar salah satu warganet.
"Maju lu semua, kakaknya fajar komen nih," sambung warganet lain.
"Biar lucu ga harus ngeludahin juga kali," timpal lainnya.
Respons publik ini menunjukkan bagaimana batas antara candaan dan tindakan yang dianggap tidak sopan dapat menjadi perdebatan serius di era media sosial.
Indra Frimawan memiliki nama lengkap Benedictus Nathanael Indra Frimawan, lahir pada 13 Mei 1991.
Ia dikenal sebagai salah satu pelawak tunggal dan aktor berbakat Indonesia. Namanya mulai mencuat di dunia stand up comedy berkat gaya komedinya yang khas, absurd, dan tak terduga.
Sejak 2013, Indra aktif bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat, sebuah langkah awal yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.
Karier Indra mulai mendapat perhatian publik saat ia bersama komunitasnya mengikuti Liga Komunitas Stand Up yang diselenggarakan Kompas TV pada 2014.
Dalam ajang tersebut, Stand Up Indo Jakarta Barat berhasil melaju hingga babak grand final.
Meski harus puas sebagai runner up setelah kalah poin dari Stand Up Indo Medan, pencapaian itu menjadi batu loncatan besar bagi Indra untuk melangkah lebih jauh.
Tahun 2015 menjadi momentum penting dalam kariernya. Indra terpilih sebagai salah satu finalis Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke-5 (SUCI 5). Di kompetisi ini, ia bersaing dengan sejumlah komika berbakat, termasuk rekan-rekannya satu komunitas.
Dengan gaya absurd yang menjadi ciri khasnya, serta sesekali menyelipkan trik sulap sederhana seperti sulap kartu dan kipas salju, Indra berhasil mencuri perhatian penonton dan juri.
Ia melaju hingga grand final dan meraih posisi juara ketiga sebuah prestasi yang mengukuhkan namanya di kancah stand up comedy nasional.
Gaya komedi Indra dikenal bertipe one liner, yakni melontarkan kalimat-kalimat singkat yang padat namun mampu memancing gelak tawa.
Materinya sering kali tak terduga, mengandalkan permainan logika yang absurd dengan penyampaian deadpan ekspresi wajah datar tanpa banyak gestur. Di balik kesederhanaannya, tipe komedi ini menuntut ketelitian tinggi dalam penulisan materi, sesuatu yang menjadi kekuatan utama Indra.
Berkat konsistensinya, Indra juga dinobatkan sebagai Komika Persahabatan di SUCI 5. Ia pun kerap disejajarkan dengan komika absurd lainnya yang sukses menembus tiga besar SUCI.
Hingga kini, Indra Frimawan dikenal sebagai sosok komika dengan karakter unik tenang, sederhana, namun mampu menghadirkan tawa lewat cara yang tak biasa.
(Bangkapos.com/Tribunnews Maker/Tribun Trends)