Pemadaman Karhutla di Kampar Terkendala Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG
Muhammad Ridho February 12, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang terkendala angin kencang. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melalui Forecaster on Duty, Mari Frystine mengemukakan prakiraan arah dan kecepatan angin di Kampar untuk beberapa hari ke depan.

"Arah angin diprakirakan akan bergerak dari barat laut hingga dari arah timur laut dengan kecepatan 5-30 km/jam," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (12/2/2026).

Cuaca panas melanda Kampar beberapa hari terakhir.

Kebakaran lahan gambut berisi semak belukar sekitar 10 hektare muncul di Desa Rimbo Panjang yang terjadi sejak Rabu (11/2/2026).

Ia menyampaikan imbauan dari BMKG tentang karhutla.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar," katanya.

Baca juga: Karhutla 10 Hektare di Perbatasan Kampar-Pekanbaru, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Baca juga: Rincian Pendapatan dan Belanja 2026, Lebih Setengah APBD Kampar untuk Pegawai

Berdasarkan prakiraan BMKG, masih terdapat potensi hujan di Kampar dalam sepekan ke depan.

Potensi hujan tersebut dengan intensitas ringan hingga lebat. 

Menurut Mari, Kampar masih dalam masa musim hujan.

Hal itu dipengaruhi fenomena Madden Julian Oscilation (MJO) dan Gelombang Ekuatorial Rossby yang aktif di Riau.

"Hal ini berkontribusi untuk meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Kampar," katanya.

Peningkatan curah hujan akan membuat lahan cenderung tidak mudah terbakar. 

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.