TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memasuki tahun ke-21 perjalanannya, gelaran busana tahunan Jogja Fashion Week (JFW) 2026 bersiap menyapa publik dengan skala yang lebih besar.
Mengusung tema "Roots of Resonance, Beyond", JFW 2026 menegaskan akar budaya adilihung Yogyakarta mampu beresonansi menjadi mahakarya yang relevan dengan dinamika tren global.
Ketua Harian Dekranasda DIY, GKBRAA Paku Alam X, menyampaikan usia ke-21 ini menjadi bukti nyata bahwa Yogyakarta adalah detak jantung industri kreatif tanah air.
Pihaknya pun mengapungkan harapan besar, agar JFW 2026 mampu memperkuat ekosistem fashion di Yogyakarta dan Indonesia secara keseluruhan
"Sebuah perjalanan panjang yang membuktikan bahwa Yogyakarta bukan sekadar kota budaya, melainkan episentrum kreativitas yang tidak pernah berhenti berdenyut," tuturnya, di sela launching JFW 2026, Kamis (12/2/2026).
Gusti Putri menekankan, JFW 2026 seyogyanya bisa menjadi panggung, sekaligus momentum bagi produk-produk lokal Yogyakarta untuk unjuk gigi.
Alhasil, ia pun mengapresiasi keterlibatan para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang mampu bersanding dengan desainer skala nasional dalam ajang ini.
"Ini momentum bagi kita untuk saling berkolaborasi lintas generasi, memastikan bahwa warisan tradisi tetap relevan bagi generasi muda dan diakui di panggung internasional," cetusnya.
Adapun puncak kemeriahan Jogja Fashion Week 2026 dijadwalkan berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), pada pada 13-16 Agustus 2026 mendatang.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY selaku penyelenggara telah menyiapkan serangkaian agenda yang mengombinasikan sisi edukasi, pameran, hingga transaksi ekonomi berkelanjutan.
Baca juga: BPOM Yogyakarta Temukan Produk Pangan Berformalin di Pasar Tradisional di Sleman
Tidak tanggung-tanggung, Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, mengungkapkan panggung catwalk tahun ini menampilkan lebih dari 1000 karya mode.
Di samping itu, kehadiran deretan guest sesigner kenamaan setiap harinya, dipastikan bakal menambah daya tarik bagi para pegiat dan pecinta fashion tanah air.
"Fashion show akan melibatkan lebih dari 96 desainer profesional, 12 desainer muda, hingga belasan desainer pakaian anak," terangnya.
Bagi pecinta belanja, JFW 2026 juga menghadirkan sedikitnya 150 tenant pameran terkurasi yang menawarkan ragam produk busana dan aksesori premium.
Tak hanya itu, pengunjung pun bisa mengikuti berbagai kegiatan pendukung seperti seminar, talkshow, business matching, sampai kompetisi desainer muda.
"Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi peserta maupun pengunjung dengan adanya berbagai acara pendukung yang dilaksanakan," ucapnya. (*)