TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peristiwa menggemparkan terjadi di kawasan pusat perniagaan Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026) siang.
Seorang perempuan berinisial SU (41) yang beralamat KTP di Kabupaten Gowa dan tinggal di Kabupaten Bantaeng, mencoba merampok toko emas Logam Mulia dengan cara membakar toko.
Ia diduga membawa kabur emas senilai sekitar Rp2 miliar atau setara 1 kilogram emas.
Namun, aksi SU berhasil digagalkan oleh warga dan sopir pemilik toko.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan, SU datang dari Bantaeng ke Makassar dengan menempuh perjalanan sekitar 131 kilometer atau tiga jam.
Setibanya di toko, ia berpura-pura sebagai pembeli dan memilih beberapa perhiasan dari etalase yang kemudian dimasukkan ke dalam paperbag.
“SU membawa botol berisi bensin, tisu, dan korek api. Saat aksinya dicegah pemilik toko, ia menyiram bensin dan menyalakan api di dalam toko, kemudian berusaha melarikan emas ke Jalan Wahab Tarru,” ujar Arya.
Aksi SU sempat menyita perhatian warga dan pengunjung toko lainnya.
Pelaku berhasil dihentikan kurang dari 100 meter dari toko oleh seorang pria yang merupakan sopir pemilik toko.
Warga lalu menyerahkan SU kepada aparat Polrestabes Makassar bersama emas yang sempat dibawa kabur.
Hasil interogasi sementara, kata Arya, SU nekat melakukan aksi perampokan karena terlilit utang.
Barang bukti emas yang diamankan diperkirakan senilai hampir Rp2 miliar.
Peristiwa itu menyebabkan seorang penjual emas kaki lima, Awal (36), mengalami luka bakar di betis kiri, lengan kiri, dan leher saat mencoba memadamkan kobaran api.
Selain itu, beberapa barang bekas kobaran api, seperti tisu, kain, dan penutup botol, ditemukan di sekitar pertigaan Jalan Wahab Tarru dekat toko.
Pasca kejadian, toko Logam Mulia dijaga ketat oleh personel Brimob Polda Sulsel berseragam lengkap dengan senjata gas air mata untuk mencegah hal serupa.
Warga dan pedagang berharap keamanan di kawasan Somba Opu diperketat, mengingat kawasan ini merupakan pusat perniagaan emas yang ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan.(*)