Temui Dirut PNM, Menag Ingatkan Soal Bulan Ramadan Jadikan Dunia Lebih Baik
willy Widianto February 12, 2026 11:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan kepada Keluarga Besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam kunjungannya ke Menara PNM, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Dorong Kemandirian Usaha Perempuan, Sherly Tjoanda Datangi Menara PNM Jakarta

Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Menag berharap bulan suci menjadi momentum perbaikan diri sekaligus penguat ikhtiar membangun masa depan yang lebih baik, baik di dunia maupun akhirat.

Di hadapan jajaran manajemen dan Insan PNM, Nasaruddin Umar mengajak seluruh keluarga besar perusahaan pembiayaan tersebut meneladani perjalanan Rasulullah dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi titik tolak peningkatan kualitas pribadi yang tercermin dalam integritas, etos kerja, serta kepedulian sosial.

“Semoga Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang lebih baik, termasuk dalam mendapatkan pertaubatan yang juga lebih baik, sehingga masa depan dunia dan akhirat pun menjadi lebih baik,” ujar Nasaruddin Umar.

Pesan spiritual tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan kepada anak-anak nasabah PNM Mekaar yang telah menjadi yatim.

Santunan disertai doa agar mereka senantiasa diberi kekuatan, perlindungan, dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah.

Baca juga: Menag Soroti Roadmap Penguatan Pesantren Nasional: Dari Kelembagaan hingga Kesejahteraan Guru

Momentum ini menegaskan pentingnya nilai spiritual yang berjalan beriringan dengan aksi nyata dan keberpihakan kepada kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Menteri Agama.

Ia berharap kolaborasi antara PNM dan Kementerian Agama dapat semakin diperkuat, terutama dalam optimalisasi penyaluran dana sosial.

Arief menegaskan komitmen PNM dalam memperkuat ekosistem bisnis berbasis syariah.

Saat ini, sekitar 73 persen penyaluran pembiayaan PNM telah berbasis syariah, dengan lebih dari 80 persen sumber pendanaan berasal dari sukuk dan obligasi yang didukung 46 bank di Indonesia.

“Visi Menteri Agama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial, termasuk zakat dan wakaf, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan bagi nasabah PNM. Secara praktis, 16 juta nasabah aktif yang kami biayai saat ini merupakan kelompok mustadhafin,” jelas Arief.

Kunjungan Menteri Agama ini menjadi momentum reflektif bagi Keluarga Besar PNM untuk meneguhkan optimisme, memperkuat nilai keagamaan dalam praktik bisnis, serta memperluas manfaat bagi masyarakat prasejahtera.

Baca juga: Satu Tahun Program Ketahanan Pangan PNM, Upaya Nyata Dukung Gizi dan Akses Pangan Warga

Dengan semangat Ramadan 1447 H, sinergi antara nilai spiritual dan penguatan ekonomi umat diharapkan mampu mendorong kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Baca Selanjutnya: Menag nasaruddin umar titipkan harapan ramadan untuk pnm dorong penguatan dana sosial syariah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.