4 Fakta jelang Derby d'Italia, Inter Milan Dapat Kabar Baik, Juventus Cemas
Cornel Dimas Satrio February 12, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Simak 4 fakta jelang Derby d Italia Inter Milan vs Juventus, Nerazzurri dapat kabar baik, Bianconeri cemas.

Akhir pekan ini, Liga Italia Serie A akan menyuguhkan duel panas antara Inter Milan vs Juventus.

Laga bertajuk Derby d Italia itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) pukul 02.45 WIB.

Di papan klasemen sementara, Inter Milan memang lebih unggul ketimbang Juventus.

Klub berjulukan Nerazzurri itu nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin.

Sedangkan Juventus di peringkat 4 dengan raihan 46 poin.

DERBYD'ITALIA - 4 fakta jelang Derby d Italia Inter Milan vs Juventus, Nerazzurri dapat kabar baik, Bianconeri cemas, Minggu (15/2/2026).
DERBYD'ITALIA - 4 fakta jelang Derby d Italia Inter Milan vs Juventus, Nerazzurri dapat kabar baik, Bianconeri cemas, Minggu (15/2/2026). (ARSIP - TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K)

Baca juga: Napoli Temani AC Milan Duduk Manis di Serie A, Antonio Conte Senggol Inter Milan dan Juventus

Menjelang Derby d Italia, kedua tim sama-sama mempersiapkan kekuatan terbaiknya untuk meraih kemenangan penting.

Juventus memang belum bisa memainkan Dusan Vlahovic yang mengalami cedera, tetapi Bianconeri sudah mulai beradaptasi tanpa kehadiran bomber asal Serbia itu.

Pelatih Luciano Spalletti masih memiliki Jonathan David yang telah mendapatkan lagi ketajamannya di depan gawang.

Meski demikian, masih ada hal yang meragukan di skuad Bianconeri sebelum bertolak ke markas Inter Milan.

4 Fakta Jelang Inter Milan vs Juventus

Ada 4 fakta yang menjadi sorotan menjelang pertarungan Derby d Italia:

1. Dua Andalan Juventus Diragukan

Spalletti masih menanti kondisi kebugaran Weston McKennie dan Francisco Conceicao yang sebelumnya mengalami cedera.

Allenatore Juventus itu memberikan latihan khusus untuk dua pemain tersebut agar bisa menemukan bentuk kebugaran terbaik.

McKennie sempat mengalami luka pada pergelangan kaki saat melawan Lazio.

DIRAGUKAN OPTIMAL - Gelandang Juventus, Weston McKennie diragukan tampil optimal seusai pulih dari cedera, menjelang Derby d Italia melawan Inter Milan, Minggu (15/2/2026).
DIRAGUKAN OPTIMAL - Gelandang Juventus, Weston McKennie diragukan tampil optimal seusai pulih dari cedera, menjelang Derby d Italia melawan Inter Milan, Minggu (15/2/2026). (ARSIP - X/@juventusfc)

Baca juga: 4 Fakta Kemenangan Inter Milan atas Sassuolo di Liga Italia, Duet Thuram dan Lautaro Gacor Lagi

Walaupun sudah pulih dan bisa berlatih, McKennie tetap diragukan tampil optimal di Derby d Italia.

Spalletti tak ingin mengambil risiko untuk memaksakan McKennie tampil melawan Inter Milan.

Pasalnya, masih ada laga kualifikasi Liga Champions yang harus dijalani Bianconeri dan membutuhkan peran McKennie di lapangan tengah.

Gelandang asal Amerika Serikat itu telah memainkan 23 pertandingan di Serie A dengan koleksi 4 gol dan 3 assist.

Jika harus duduk di bangku cadangan, maka pilihan bisa yang paling realistis adalah menggeser Kenan Yildiz ke tengah dan memberikan sayap kiri kepada Jeremie Boga.

Semnentara itu, kondisi Francisco Conceicao saat ini sudah kembali berlatih normal setelah sempat beristirahat karena kelebihan beban pada otot paha kanan.

Peningkatan intensitas latihan sudah dijalani Conceicao untuk merebut kembali tempat utama skuad Juventus.

Peran Conceicao sangat penting di sayap kanan, apalagi ia bisa menjadi pemain paling mengancam Nerazzurri lewat kecepatannya.

Walau baru menyumbangkan 2 gol dan satu assist di Serie A musim ini, winger 23 tahun itu punya pengalaman bagus setiap menghadapi Inter Milan.

Dalam dua perjumpaan melawan Inter Milan musim lalu, Francisco Conceicao mampu menyumbangkan satu asisst saat Juventus bermain imbang di San Siro. Sedangkan pada pertemuan kedua, ia mencetak gol tunggal kemenangan Bianconeri di Turin.

Pada pertemuan Derby d Italia pertama musim ini, Conceicao absen karena cedera otot.

2. Calhanoglu dan Barella Pulih

Berbeda dengan Juventus, Inter Milan justru mendapat kabar baik seiring pulihnya dua gelandang andalan, Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella.

Barella dan Calhanoglu sudah kembali berlatih penuh di Appiano Gentile.

DUA ANDALAN PULIH - Selebrasi Nicolo Barella dan para pemain Inter Milan di Liga Italia Serie A 2024/2025. Gelandang asal Italia itu mulai pulih bersama Hakan Calhanoglu menjelang Derby d Italia melawan Juventus, Minggu (15/2/2026).
DUA ANDALAN PULIH - Selebrasi Nicolo Barella dan para pemain Inter Milan di Liga Italia Serie A 2024/2025. Gelandang asal Italia itu mulai pulih bersama Hakan Calhanoglu menjelang Derby d Italia melawan Juventus, Minggu (15/2/2026). (ARSIP - legaseriea.it)

Baca juga: Allegri vs Conte Saling Sindir, Allenatore AC Milan Sampai Bawa-bawa Juventus

Keduanya diharapkan sudah bisa siap untuk Derby d Italia walau hanya masuk dari bangku cadangan.

Bagi Calhanoglu, ia harus bersabar untuk kembali ke starting XI, lantaran Piotr Zielinski menunjukkan performa impresif sebagai pengatur serangan Inter.

Sedangkan Barella akan diplot menggantikan Henrikh Mkhitaryan atau Petar Sucic pada babak kedua.

Barella sudah mengemas 6 assist musim ini dari 22 penampilan di Serie A.

3. Spalletti Kerap Apes di Meazza

Alarm buat Juventus terkait statistik Luciano Spalletti yang kurang memuaskan di markas Inter Milan.

Dari 37 penampilan melawan Nerazzurri, Spalletti memang mengoleksi 13 kemenangan, tetapi jumlah kekalahannya lebih tinggi, yaitu 14.

Pelatih berkepala plontos itu selalu menjadi lawan sulit bagi Inter Milan, tetapi hanya terjadi di kandang sendiri.

Berbeda saat melawat ke Stadion Giuseppe Meazza, Spalletti kerap apes.

Dalam 5 pertandingan terakhir melawan Inter Milan di Meazza, Spalletti hanya sekali merasakan kemenangan dan imbang, sisanya kalah.

Saat masih menukangi Napoli di musim Scudetto, Spalletti juga tumbang dari Inter Milan.

Statistik ini mirip seperti Juventus yang tangguh ketika bermain di kandang sendiri tapi kesulitan di markas Inter.

Hanya musim lalu yang bisa dijadikan patokan, mengingat Bianconeri mampu menahan imbang Nerazzurri dengan skor 4-4.

4. Kenan Yildiz Tebar Ancaman

Inter harus waspada dengan sosok Kenan Yildiz yang siap menebar ancaman ke lini belakang Nerazzurri.

Pemain 20 tahun itu dalam kondisi yang bagus dan penuh motivasi tinggi lantaran baru saja memperpanjang kontrak dengan Juventus.

Ia telah mencetak 8 gol dan 5 assist dari 23 penampilan musim ini, uniknya Yildiz selalu on fire saat menghadapi Inter Milan.

Di pertemuan pertama musim ini, Yildiz mencatatkan satu gol dan assist untuk membantu Bianconeri menang 4-3 atas Inter.

Sedangkan musim lalu, ia sanggup mencetak dua gol penting di Meazza untuk membawa satu poin buat Juventus.

TEBAR ANCAMAN - Selebrasi pemain Juventus, Kenan Yildiz di Liga Italia Serie A pada musim 2025/2026. Wonderkid asal Turki ini siap tebar ancaman menjelang Derby d Italia melawan Inter Milan, Minggu (15/2/2026).
TEBAR ANCAMAN - Selebrasi pemain Juventus, Kenan Yildiz di Liga Italia Serie A pada musim 2025/2026. Wonderkid asal Turki ini siap tebar ancaman menjelang Derby d Italia melawan Inter Milan, Minggu (15/2/2026). (X/@juventusfc)

Baca juga: Reaksi Spalletti Juventus tak Bisa Kalahkan Lazio di Serie A Italia, Pierre Kalulu Kecewa

Statistik tersebut jelas akan meningkatkan kepercayaan dirinya melawan Inter Milan, apalagi Derby d Italia nanti akan ditonton pelatih timnas Turki, Vincenzo Montella dari tribun.

Yildiz tak mau melewatkan momen untuk membuktikan diri pada pelatih timnasnya itu.

Menghadapi Inter Milan, Kenan Yildiz juga berpeluang mencetak sejarah.

Jika berhasil menyarangkan satu gol di Derby d Italia, Yildiz akan menjadi pemain Juventus pertama yang mencetak setidaknya sembilan gol dalam satu musim Serie A sebelum berusia 21 tahun.

Catatan itu akan membuat dirinya mengikuti jejak Roberto Bettega yang mencetak 13 gol pada musim 1970/71.

(*)

TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.