TRIBUNGORONTALO.COM -- Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan khusus pada malam-malam bulan Ramadan, setelah sholat Isya dan sebelum sholat Witir.
Ibadah ini menjadi salah satu syiar utama Ramadan karena dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun secara sendiri di rumah.
Hukum sholat Tarawih termasuk sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan bagi laki-laki maupun perempuan.
Baca juga: Penentuan Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Jadwal Sidang Isbat
Jumlah rakaatnya bervariasi, ada yang melaksanakan 8 rakaat ditambah 3 rakaat witir, dan ada pula yang 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir.
Mengutip laman sumut.kemenag.go.id, keutamaan sholat Tarawih dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW:
Baca juga: Lokasi dan Waktu Pemantauan Hilal di Gorontalo untuk Penentuan Awal Ramadan 1447 H
"Barangsiapa mengerjakan ibadah (Tarawih) di bulan Ramadan dengan iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (HR Bukhari, Muslim).
Mayoritas ulama menafsirkan istilah qiyam Ramadan dalam hadis tersebut sebagai sholat Tarawih.
Meski terdapat perbedaan pendapat mengenai jenis dosa yang diampuni, para ulama sepakat bahwa ibadah ini memiliki nilai spiritual yang sangat besar bagi setiap Muslim.
Baca juga: Tak Ada Libur Panjang, Ini Jadwal Pembelajaran Siswa Selama Ramadan 2026
Pelaksanaan sholat Tarawih pertama tergantung pada penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah.
Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan rukyatul hilal pada 17 Februari 2026 di 96 titik di seluruh Indonesia.
Hasil pengamatan akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, pada hari yang sama.
Baca juga: Persiapan Ramadan 2026: Simak Tips Dokter Agar Lambung Tetap Aman
Jika sidang isbat menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, maka sholat Tarawih pertama akan dilaksanakan pada malam sebelumnya, yaitu Selasa malam, 17 Februari 2026, setelah sholat Isya.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026, sehingga umat Muhammadiyah akan memulai sholat Tarawih pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
Baca juga: Berapa Hari Lagi Ramadan 2026? Simak Penetapan Awal Puasa 1447 H
Menurut Buku Tuntunan Salat Sunah Tarawih dan Witir Tahun 1445 H/2024 yang diterbitkan Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, terdapat dua pendapat utama terkait jumlah rakaat Tarawih:
Biasanya dilakukan 2 rakaat salam berulang hingga genap 20 rakaat, kemudian ditutup dengan 3 rakaat witir (2 rakaat salam + 1 rakaat salam).
Dapat dilakukan dengan beberapa variasi, misalnya 2 rakaat salam berulang hingga 8 rakaat, lalu witir 3 rakaat (bisa 2 rakaat salam + 1 rakaat atau langsung 3 rakaat sekaligus).
Berikut tata cara sholat Tarawih:
Membaca niat
أَصَلَّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatat tarowihi rok’ataini lillahi ta’ala
Artinya: "Aku niat salat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala."
أُصَلِّى سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan minal witri rok’ataini lillahi ta’ala
Artinya: "Aku niat salat Sunah sebagian dari Witir rakaat karena Allah Ta’ala."
Doa Kamilin dibaca setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْناَ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنْ ... وَبِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Transliterasi:
Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn ... Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.
Artinya:
"Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban, menjaga shalat, menunaikan zakat, mencari ridha-Mu, berpaling dari kebatilan, zuhud di dunia, mencintai akhirat, mensyukuri nikmat, bersabar atas musibah, dan termasuk orang-orang yang diterima amalnya. Semoga Engkau melimpahkan rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para shahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."
(*)