Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN – Ketersediaan bahan bakar kendaraan dan LPG di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dipastikan aman hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Kepastian itu disampaikan usai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan bersama aparat kepolisian, Kamis (12/2/2026).
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusmianti bersama rombongan melakukan sidak ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Karangrejo serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Maospati.
"Stok di SPPBE aman hingga hari raya begitu juga SPBU, stok aman," ujar Nanik.
Selain memastikan ketersediaan stok, sidak juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi penimbunan maupun kelangkaan bahan bakar dan LPG menjelang hari besar keagamaan.
Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, menegaskan bahwa dari hasil pengecekan di lapangan tidak ditemukan adanya pelanggaran.
Baca juga: Mulai 2026, LPG 3 Kg Berlaku Satu Harga Nasional, Wajib Tunjukkan KTP
"Kami bersama pemerintah daerah telah melaksanakan sidak Bapokting, bahan bakar kendaraan dan LPG."
"Setelah kita sidak di empat lokasi, Pasar Maospati, Pasar Baret, SPPBE Karangrejo, dan SPBU Maospati tidak ada penimbunan, dan tidak ada kelangkaan sampai saat ini," ujarnya, di area SPBU Maospati, Kamis (12/2/2026).
Ia menambahkan, Polres Magetan juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah kenaikan harga bahan pokok penting (bapokting) yang melampaui ketentuan.
Baca juga: Tangis Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Digaji Rp350.000, Kerap Puasa Tak Mampu Beli Beras
"Kami juga melakukan sidak intern melalui satgas Pangan agar tidak ada kenaikan yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)," tambahnya.
Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga, terutama menjelang momentum Idul Fitri.
Baca juga: Tradisi Megengan Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam di Tulungagung Naik Jadi Rp 42.000 per Kg