Pemilihan Sekprov Sulawesi Utara, Akademisi Unsrat Manado Beri Tanggapan
Frandi Piring February 13, 2026 12:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Proses seleksi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut) memasuki babak krusial.

Untuk pertama kalinya, Pemprov Sulut mengadopsi sistem Manajemen Talenta ASN dalam pengisian jabatan strategis ini.

Hal ini menegaskan prinsip meritokrasi sebagai pondasi reformasi birokrasi.

Dengan rekomendasi resmi dari BKN, tahapan kini fokus pada wawancara kompetensi teknis, menilai kepemimpinan, inovasi, dan kemampuan strategis para kandidat yang siap menjawab tantangan pemerintahan dan pembangunan ke depan.

Akademisi dari Fakultas Fispol Unsrat Manado Josef Kairupan mengatakan, bursa sekprov ini dilema klasik antara akomodasi politik dan meritokrasi atau kapabilitas ASN itu sendiri.

"Sekprov jabatan tertinggi di daerah kalau bisa dianalogikan sebagai tukang masak gubernur dan wakil gubernur yang mampu membahaskan progam dari pimpinan dalam bahasa anggaran," ujar Josef, saat dikonfirmasi via whatsapp, Kamis (12/2/2026).

Josef mengungkapkan untuk seleksi Sekprov untuk mengedepankan kapabilitas tanpa mengabaikan harmoni daerah.

"Pertama harus seleksi terbuka tidak boleh hanya formalitas belakang jadi standar kompetensi harus dikunci sejak awal mulai dari rekam jejak dan lainnya.

Sehingga melihat kandidat ini benar-benar memenuhi kapabilitas sebagai seorang Sekprov," ungkapnya.

Menurutnya, sisi lain juga harus ada karakteria kapabilitas yang terukur.

"Yaitu kemampuan karena Sekprov kepimpinan administrator, kemapuan komunikasi dan kemampuan komunikasi politik.

Sehingga harapan masyarakat semua Sekprov bisa memiliki kemampuan dan bisa amanah," pungkasnya.

Tahlis Gallang Berpeluang Kembali Jabat Sekprov Sulut

Nama Tahlis Gallang kembali menguat jelang penetapan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Birokrat senior asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu dikabarkan akan kembali menduduki kursi tertinggi jabatan ASN di lingkup Pemprov Sulut.

Sumber resmi Tribun Manado yang mengetahui proses tersebut menyebutkan, Tahlis Gallang masih akan duduk menjabat Sekprov Sulut.

“Iya, informasi yang kami terima, Pak Tahlis masih akan dipercaya. Tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi,” ujar sumber tersebut kepada Tribun Manado, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, keputusan itu sudah mengerucut dan hanya menunggu tahapan administrasi serta penetapan resmi dari pihak berwenang.

“Secara internal sudah mengarah ke beliau. Tinggal finalisasi saja,” tambahnya.

PEJABAT - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Tahlis Gallang.
PEJABAT - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Tahlis Gallang. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Di kalangan birokrasi, Tahlis dinilai masih sangat layak memimpin jajaran aparatur sipil negara di Pemprov Sulut.

Pengalaman panjangnya di berbagai posisi strategis menjadi salah satu pertimbangan utama.

"Rekam jejak dan pengalamannya lengkap. Beliau juga memahami betul dinamika pemerintahan di Sulut," jelasnya

Sementara Tahlis ketika dikonfirmasi enggan mengomentari soal info tersebut.

"Belum ada, sampai saat ini saya masih Kadis Koperasi," jelasnya.

Rekam Jejak Birokrat Senior

Tahlis Gallang, S.IP., M.M., merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan V tahun 1997.

Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, setelah dilantik pada 11 Desember 2023.

Dalam perjalanan kariernya, Tahlis juga pernah dipercaya sebagai:

Plt Asisten II Provinsi Sulawesi Utara (12 Agustus 2024)

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulut (17 April 2025)

Di tingkat kabupaten/kota, kariernya terbilang moncer.

Ia pernah menjabat sebagai:

Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (2013–2015)

Sekda Kota Kotamobagu (2015–2017)

Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow sejak 8 Juni 2017

Dengan jabatan tersebut, Tahlis tercatat sebagai satu-satunya birokrat di wilayah Bolaang Mongondow Raya yang pernah menjadi Sekda definitif di tiga kabupaten/kota berbeda.

Tak hanya itu, pada 23 September 2024, ia juga ditugaskan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bolaang Mongondow Selatan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah yang menjalani cuti di luar tanggungan negara saat Pilkada 2024.

Namun, sinyal kuat menyebutkan nama Tahlis Gallang kembali menguat sebagai kandidat terpilih Sekprov Sulut. (Fer/Ren)

Baca juga: Jemmy Kumendong Ikut Seleksi Sekprov Sulut, Usung Konsep Good Governance

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.