Prof Rita Novita Jadi Guru Besar di Usia 38 Tahun, Rektor UBBG: Inspirasi Generasi Aceh
Amirullah February 13, 2026 01:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM - Prof Dr Rita Novita MPd, Dosen Pendidikan Matematika yang juga menjabat Wakil Rektor I Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh resmi ditetapkan sebagai Profesor/Guru Besar Bidang Kepakaran Pendidikan Matematika (Pembelajaran Bilangan dan Aljabar).

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 1952/M/KPT.KP/2026.

Prof Rita Novita ditetapkan sebagai Guru Besar terhitung 1 Januari 2026 pada usia relatif muda, yakni 38 tahun.

Rita juga menjadi salah satu guru besar termuda di Aceh sekaligus guru besar kedua di UBBG, setelah Prof Dr Hj Lili Kasmini MSi yang kini Rektor UBBG. 

Prof Rita Novita menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi dunia pendidikan Aceh dan Indonesia.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah dan kepercayaan ini. Jabatan fungsional profesor bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berinovasi dalam pengembangan pembelajaran matematika, khususnya pada aspek bilangan dan aljabar," ujarnya di Banda Aceh, Jumat (13/2/2026) pagi.

Ia berharap, kontribusi ini dapat memperkuat kualitas pendidikan matematika di Indonesia dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya.

Prof Rita menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan civitas akademika UBBG, serta keluarga tercinta atas bimbingan dan dukungan sehingga ia sampai ke pencapaian saat ini.

Rektor UBBG, Prof Dr Lili Kasmini MSi  turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

Baca juga: Penyeragaman Kualitas Pendidikan di Aceh Besar, Membangun Generasi Berkarakter

“Kami sangat bangga atas pencapaian Profesor Rita Novita yang berhasil meraih jabatan fungsional guru besar di usia yang relatif muda. Ini merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan dedikasi, integritas, dan komitmen beliau dalam pengembangan ilmu pendidikan matematika. Semoga capaian ini semakin menguatkan reputasi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul dan produktif dalam melahirkan akademisi berprestasi,” ujarnya. 

Prof Lili berharap, pencapaian guru besar di usia muda yang diraih Rita Novita bisa menginspirasi generasi muda di Aceh supaya bisa mengejar impian dan cita-cita dalam dunia pendidikan.

Prestasi ini, lanjut Lili Kasmini, tidak menutup kemungkinan akan banyak lahir guru besar di lingkungan Kampus UBBG dan perguruan tinggi lainnya karena yang muda lebih energik dalam berkarya dan mengembangkan pengetahuan. 

Dengan bertambahnya guru besar di UBBG, kata Lili Kasmini, bisa memperkuat kapasitas akademik institusi dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Ketua Yayasan Getsempena, Ir Hidayatullah Daud MT juga menyampaikan apresiasinya atas yang diraih Prof Rita Novita di usia muda.

"Alhamdulillah bertambah lagi guru besar di UBBG. Beliau masih muda, baru 38 tahun. Semoga membawa pengaruh besar bagi reputasi UBBG di mata publik," demikian Hidayatullah Daud.  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.