SURYA.CO.ID, SURABAYA - Prediksi skor Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) patut dipantau sebagai laga penting kedua tim pekan ini.
Momentum tak terkalahkan Bajol Ijo berhadapan dengan ambisi Bhayangkara yang ingin bangkit setelah hasil buruk melawan Borneo FC.
Persebaya punya catatan impresif, empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir.
Tim asuhan Bernardo Tavares kini berada di papan atas klasemen dengan 35 poin, hasil dari sembilan kemenangan, delapan imbang, dan tiga kekalahan.
Bhayangkara FC masih mencari konsistensi. Dalam lima laga terakhir, mereka mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, termasuk kekalahan 1-2 dari Borneo FC yang membuat pelatih Paul Munster kecewa.
Absennya beberapa pemain kunci membuat Persebaya harus mengandalkan rotasi.
Namun, kembalinya Bruno Moreira dan Milos Raickovic memberi harapan baru bagi tim.
Prediksi skor menempatkan Persebaya unggul tipis.
Momentum tak terkalahkan dan dukungan penuh Bonek di Gelora Bung Tomo menjadi faktor penentu, meski Bhayangkara tetap berbahaya dengan skuad barunya.
Baca juga: Duet Lelis dan Mitrevski, Tembok Kokoh Persebaya Surabaya Makin Solid
Persebaya mencatat kemenangan atas Bali United, PSIM Yogyakarta, Malut United, dan Madura United.
Satu-satunya hasil imbang terjadi saat menjamu Dewa United di Gelora Bung Tomo.
Kemenangan 3-1 atas Bali United menjadi sorotan.
Bajol Ijo berhasil memutus catatan buruk empat tahun tanpa kemenangan di Pulau Dewata.
Risto Mitrevski mencetak gol penting dalam laga itu.
Dalam wawancara dengan SURYA.co.id pada 7 Februari 2026, ia menegaskan kemenangan tersebut terasa spesial bagi tim.
Dalam konferensi pers 11 Februari 2026, Bernardo Tavares menegaskan pentingnya mentalitas tim.
“Kami harus rendah hati dan terus bekerja,” katanya.
Momentum tak terkalahkan lahir dari kontribusi pemain asing. Bruno Paraiba mencetak gol debut, Jefferson Silva memberi assist, Pedro Matos menjaga ritme, dan Gustavo Fernandes memperkuat pertahanan.
Kembalinya Bruno Moreira memberi energi baru di lini depan.
Ia diharapkan menambah agresivitas serangan Bajol Ijo.
Milos Raickovic juga kembali memperkuat lini tengah. Kehadirannya menjaga ritme permainan tim.
Momentum tak terkalahkan bisa membuat Persebaya lebih percaya diri.
Dukungan penuh Bonek dan Bonita di GBT juga menjadi energi tambahan.
Dalam wawancara 12 Februari 2026, Tavares menegaskan pentingnya dukungan suporter.
“Energi dari tribun memberi kami kekuatan,” katanya.
Dalam 6 pertemuan terakhir, Persebaya mencatat tiga kemenangan, sementara dua laga berakhir imbang.
Namun, dalam tiga pertemuan terakhir, Persebaya lebih dominan. Bajol Ijo mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Pertemuan terakhir pada 28 November 2025 juga berakhir imbang 1-1.
Laga itu menunjukkan keseimbangan kekuatan kedua tim.
Tapi kondisi tahun ini berbeda. Dalam perbincangan dengan SURYA.co.id 10 Februari 2026, Bernardo Tavares menilai Bhayangkara lebih berbahaya setelah bursa transfer.
“Mereka punya banyak pemain baru yang tidak perlu adaptasi lagi di Indonesia,” tambahnya.
Privat Mbarga menjadi ancaman utama di lini depan. Golnya melawan Borneo menunjukkan kualitasnya.
Ilija Spasojević tetap jadi target man berbahaya. Pengalaman dan ketajamannya membuat lini belakang Persebaya harus waspada.
Sho Yamamoto tampil impresif sejak bergabung dari Persis Solo. Ia memberi variasi serangan di sisi sayap.
Moussa Sidibé juga menambah kekuatan di sektor sayap. Kecepatan dan kelincahannya bisa merepotkan pertahanan Bajol Ijo.
Ryo Matsumura memberi kreativitas di lini tengah. Ia menjadi penghubung penting dalam serangan Bhayangkara.
Dalam wawancara 10 Februari 2026 seusai laga lawan Borneo FC, Kapten Wahyu Subo Seto menegaskan komitmen tim di pertandingan berikutnya.
“Kami harus tampil lebih disiplin,” tambahnya.
Prediksi skor menempatkan Bhayangkara sebagai underdog. Namun, motivasi bangkit bisa jadi kejutan.
Prediksi realistis menempatkan laga berakhir 2-1 untuk Persebaya.
Momentum Bajol Ijo jadi penentu, meski Bhayangkara bisa memberi perlawanan sengit.