Polantas Sapa Mahasiswa Tekankan Peran Generasi Muda sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Fandi Wattimena February 13, 2026 04:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM — Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan jajaran kepolisian melalui pendekatan edukatif dan humanis. 

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Salawaku Polda Maluku kembali mengedukasi pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) di jalan raya.

Kali ini, edukasi difokuskan pada mahasiswa sebagai kelompok terpelajar yang dinilai memiliki peran strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

Mengusung tema "Polantas Menyapa Mahasiswa”, kegiatan tersebut berlangsung di Poltekkes Kemenkes Maluku, jalan Laksdya Leo Wattimena, Negeri Lama, Kota Ambon, Jumat (13/2/2026).

Anggota Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Salawaku 2026, Ipda Luqyana, mengatakan edukasi aturan berlalu lintas penting dilakukan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk keselamatan masyarakat. Edukasi lalu lintas harus terus diberikan agar kesadaran dan kepatuhan semakin meningkat,” ungkap Ipda Luqyana.

Baca juga: Diduga Geledah Rumah Warga Tanpa Prosedur, Empat Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam Polda Maluku

Baca juga: Pedagang Pasar di Seram Bagian Timur Soroti MBG: Kalau Semua Ambil dari Luar, Kami Jual ke Siapa?

Dalam kegiatan yang dikemas dengan dialog interaktif tersebut, Satgas Preemtif menekankan peran mahasiswa sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. 

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi contoh positif dalam berkendara, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan dalam berkendara yang aman dan tertib, karena keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ipda Luqyana menjelaskan bahwa sosialisasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas ini juga merupakan bagian dari upaya Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku untuk mendekatkan Polantas dengan kalangan akademisi. 

Pendekatan persuasif dinilai efektif dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan mahasiswa, sehingga tercipta budaya berkendara yang tertib, aman, dan berkelanjutan di jalan raya,” tutupnya.

Melalui Operasi Keselamatan Salawaku 2026, Polda Maluku terus mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.