28 Tahun Pengabdian Sambil Berjualan Ikan, Sosok Ketua RT 004 Camba Berua
Saldy Irawan February 13, 2026 08:04 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pagi hari sebelum sebagian besar warga memulai aktivitas, Ashar Basri, 56 tahun, sudah berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere.

Sejak pukul 06.00 Wita hingga menjelang siang, ia menjalani profesinya sebagai pedagang ikan, pekerjaan yang telah digelutinya selama kurang lebih 35 tahun.

Di balik kesibukannya, Ashar memikul tanggung jawab sebagai Ketua RT 004, RW 004, Kelurahan Camba Berua.

Pria yang telah menetap di wilayah itu sejak 1980 ini dikenal sebagai sosok yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Saya sudah lama di sini, jadi hampir semua warga saling kenal,” ujarnya.

Kedekatan emosional dengan warga, menurut Ashar, menjadi modal penting dalam menjalankan perannya sebagai ketua lingkungan.

Ashar mulai menjabat sebagai Ketua RT pada usia sekitar 35 tahun.

Sejak saat itu, ia terus dipercaya memimpin lingkungannya melewati berbagai periode pemerintahan di Kota Makassar. 

“Sudah 28 tahun saya jadi Ketua RT. Dari masih tidak ada gaji,” ucapnya sambil tersenyum.

Dalam menjalankan tugasnya, Ashar menekankan tiga prioritas utama yakni kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan.

Ia menilai menjaga kebersihan bukan hanya soal kerja bakti rutin, tetapi juga membangun kesadaran warga agar peduli terhadap lingkungan masing-masing.

Dari sisi keamanan, wilayahnya relatif kondusif berkat peran aktif warga yang rutin melakukan patroli malam.

Di setiap RW, menurut Ashar, juga tersedia posko keamanan yang memantau situasi lingkungan.

“Kalau ada warga mengadu, kita harus sigap dan cepat menindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, Ashar aktif mengedukasi para remaja agar tetap menjaga etika saat berkumpul dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Menurutnya, pengawasan dan pembinaan generasi muda penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman.

Ke depan, Ashar berkomitmen menyesuaikan program lingkungan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar.

Beberapa fokus yang disiapkan antara lain pengembangan urban farming dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ia menilai program tersebut penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Bagi Ashar, menjadi Ketua RT bukan sekadar jabatan.

“Ini bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kita bekerja untuk warga, bukan hanya untuk jabatan,” ujarnya. 

Pengalaman panjangnya mengajarkan bahwa tanggung jawab sosial dan kedekatan dengan warga adalah kunci utama keberhasilan seorang ketua lingkungan.

Meski usia terus bertambah, semangat Ashar tetap tinggi. Ia membagi waktu antara pekerjaan sehari-hari sebagai pedagang dan tugas sosial sebagai Ketua RT.

Kedisiplinan, komunikasi yang baik dengan warga, dan kepedulian menjadi ciri khas kepemimpinannya selama hampir tiga dekade.(mur)

 PROFIL

Ashar Basri
‎Pendidikan: SMA Pratama Karya, angkatan 1989
‎Usia: 56 tahun
‎Alamat: Jalan Pondok Kasih, Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah,  kota Makassar
‎Hobi: Olahraga
‎Jumlah penduduk: 200 jiwa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.