Komisi II DPRD Nunukan Tekankan Prioritas Pembangunan Fasilitas Pertanian di Nunukan Selatan
Junisah February 13, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam menekankan esensi penting untuk fokus daerah dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Jumat (12/2/2026).

Hal tersebut adalah pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi serta prioritas rakyat.

Andi Fajrul Syam menyampaikan aspirasi masyakarat yang berada di Dapil II Kecamatan Nunukan Selatan. Masyarakat meminta pembangunan fasilitas untuk mendukung produksi pertanian di Nunukan Selatan.

Selain itu, adanya bantuan pendanaan bagi brigade pangan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, mengingat tidak semua brigade memiliki kemampuan finansial memadai. 

Baca juga: 65 Usulan Prioritas Disepakati di Musrenbang Kewilyahan, 35 Kecamatan Nunukan dan 30 Nunukan Selatan

“Pertumbuhan ekonomi kita harus menjadi indikator keberhasilan pembangunan,” ujar Andi.

Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara tercatat sebagai daerah dengan hasil rumput laut terbesar ketiga di Indonesia.

Dengan nilai produksi kuartal pertama Triwulan pertama tahun 2025 mencapai Rp215 miliar. Hal ini menunjukkan potensi ekonomi laut yang luar biasa. 

Namun, krisis ruang laut (race for space) serta konflik tumpang tindih penggunaan laut menjadi perhatian serius, terutama bagi pembudidaya dan nelayan tangkap, hingga penggunaan alur pelayaran, seperti speedboat maupun Kapal Ferry. 

Kampung Mamolo yang terletak di Desa Tanjung Harapan, Nunukan Selatan dinobatkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai kampung perikanan terbaik. Sehingga perlu dilakukan perbaikan jerambah.

Baca juga: Resmi Buka Musrenbang Kewilayahan di Nunukan, Bupati Irwan Sabri Tekankan Prioritas Pesisir

“Ketika kita berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, artinya berbicara terkait akses jalan menuju ke lapangan pekerjaan,”

Hal serupa juga dibutuhkan di Kelurahan Mansapa, untuk mempermudah akses para pembudidaya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPRD Nunukan menyampaikan, warga Tanjung Harapan meminta adanya penambahan Puskesmas. Hal ini dikarenakan akses ke PKM Sedadap sangat jauh. 

Selain itu dibutuhkan adanya penambahan ruang bersalin dan pemisahan ruang IGD juga menjadi kebutuhan mendesak.

Masalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Nunukan masih menjadi tantangan. Warga berharap adanya rumah rehabilitasi khusus ODGJ. Serta kejelasan fungsi antara Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Sosial terkait penanganannya.

Lebih lanjut, Andi Fajrul Syam berharap adanya optimalisasi UKM yang ada di Kecamatan Nunukan Selatan. Sehingga Nunukan Selatan juga dapat menjadi pusat keramaian yang dapat dikunjungi dari Sebatik dan Kabudaya.

MUSRENBANG - Bupati Nunukan Irwan Sabri, membuka Musrenbang Kewilayahan Pulau Nunukan (Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan), Jumat (13/2/2026). Bupati Nunukan Irwan Sabri dalam sambutannya menegaskan bahwa dalam Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum demokratis yang memberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan nyata di wilayah masing-masing.
MUSRENBANG - Bupati Nunukan Irwan Sabri, membuka Musrenbang Kewilayahan Pulau Nunukan (Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan), Jumat (13/2/2026). Bupati Nunukan Irwan Sabri dalam sambutannya menegaskan bahwa dalam Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum demokratis yang memberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan nyata di wilayah masing-masing. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

Selain itu, Andi Fajrul Syam juga menyinggung penempatan lokasi Damkar di Mamolo diharapkan mempermudah penanganan kebakaran karena akses jalan yang sulit.

Andi Fajrul Syam menegaskan, semua aspirasi ini akan menjadi bagian dari prioritas pembangunan Kabupaten Nunukan demi kesejahteraan masyarakat.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.