Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Foto mayat tergeletak di Jalan Sersan Bajuri Kampung Cihideung, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tersebar di media sosial pada Jumat (13/2/2026) malam.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan seorang warga yang sedang membuat konten di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, saat itu saksi mencium bau menyengat, setelah ditelusuri ternyata bau tersebut berasal dari sesosok mayat di salah satu area bekas objek wisata Kampung Gajah.
Baca juga: Awalnya Bersihkan Sampah, Dua Warga Temukan Mayat Pria Berkaos Merah di Sungai Cibogo Cimahi
"Betul, kami sudah terima laporan temuan korban meninggal dunia di eks Kampung Gajah sekitar pukul 20.45 WIB," ujar Niko, Sabtu (14/2/2026).
Dikatakan Niko, saksi kemudian melaporkan temuannya mayat tersebut kepada pihak keamanan tak jauh dari lokasi.
"Selanjutnya saksi melaporkan penemuan tersebut ke pihak security, dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian," katanya.
Menerima laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.
"Untuk sementara ini kami masih dalami. Sekarang korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih," ucapnya.
Indentitas mayat tersebut diketahui seorang siswa SMP 26 Bandung berinisial ZAAQ.
Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung Titin Supriatin membenarkan vagwa mayat yang ditemukan di Bandung Barat merupakan siswanya. Pihak sekolah pun, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Kita sudah sampaikan ke pihak keluarga juga, itu bukan hanya duka untuk keluarganya, tapi bagi kami juga, di pihak SMPN 26 ya sangat merasa terpukul,” ujar Titin.
Baca juga: Cerita Relawan Temukan Mayat Perempuan dan Anak di Longsor Cisarua, Posisi Meringkuk Tertutup Lumpur
Titin Supriatin mengatakan jika ZAAQ merupakan sosok anak yang baik dan tidak pernah memiliki masalh di sekolah.
"Tidak ada catatan namanya di Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Anaknya baik, lebih ke pendiam," katanya.
Titin menyebut, ZAAQ sudah lama ditinggalkan ibunya meninggal dunia dan menurut penuturan ayahnyabahwa ZAAQ tak pernah banyak bercerita kepada keluarganya jika sedang ada masalah.
"Cuman anak itu sudah tidak punya ibu, dari kelas lima kalau kata ayahnya. Kebetulan ayahnya juga lagi sakit," katanya.
#TribunBreakingNews