RS Siloam Bangka Gelar Seminar Terkait Pentingnya Pemeriksaan Tes HPV DNA
Ardhina Trisila Sakti February 14, 2026 10:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Siloam Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melaksanakan free health talk dengan mengangkat tema mengenal tes HPV DNA, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut diisi langsung oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Konsultan Onkologi Ginekologi Siloam Hospitals Bangka, dr. Benyamin.

Dalam kesempatan kali ini, dr. Benyamin menjelaskan tentang pentingnya pemeriksaan HPV DNA, edukasi langkah pencegahan kanker rahim kepada peserta seminar.

"Kalau saya melihat sekarang memang di masyarakat masih gak banyak yang tahu, jadi memang acara-acara kayak gini dari pemerintah, Dinas Kesehatan perlu mengedukasi tentang kanker rahim ini," kata dr. Benyamin.

SEMINAR -- dr. Benyamin ketika memberikan materi seminar di RS Siloam Bangka, Sabtu (14/2/2026)
SEMINAR -- dr. Benyamin ketika memberikan materi seminar di RS Siloam Bangka, Sabtu (14/2/2026) (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Maka dari itu, perlu adanya edukasi dan sosialiasi terkait kanker rahim dan bagaimana cara mencegah terjadinya kanker rahim. Terutama, selain dilakukan edukasi juga perlu dilakukan vaksinasi dan skrining.

"Kalau di luar negeri itu angkanya sudah turun, tapi negara kita masih cenderung naik. Kalau dia memang sudah paham, dia akan lansung mencari tahu dan juga melakukan skrining dan vaksinasi," bebernya.

Dirinya menyampaikan kepada seluruh peserta, soal bagaimana melakukan pencegahan dengan langkah-langkah mulai dari skrining dan vaksinasi.

"Cara pencegahannya tadi, ya harus dilakukan skrining dan vaksinasi. Pentingnya melakukan skrining untuk mengetahui kekebalan tubuh," ucapnya.

20260214 seminar di RS Siloam Bangka
SEMINAR -- dr. Benyamin, ketika memberikan materi seminar di RS Siloam Bangka, Sabtu (14/2/2026)

Bahkan kata dia, ia menerima pasien setiap hari dan sudah banyak masyarakat yang mengetahui dan melakukan skrining di rumah sakit, baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

"Kalau sekarang pasien yang khusus datang ke saya itu 3-4 orang setiap harinya. Apabila ada program dari pemerintah itu lebih bagus dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," ucapnya.

Peserta seminar antusias mengikuti kegiatan sejak awal. Dilanjutkan tanya jawab, para peserta aktif mengajukan pertanyaan. 

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.