Skema Pemberian MBG saat Ramadhan, Siswa Muslim akan Diberikan Makanan Kering
Amalia Husnul A February 14, 2026 10:06 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan akan tetap berjalan selama bulan puasa Ramadhan 2026.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), paket MBG untuk siswa sekolah yang berpuasa dapat dibawa pulang untuk disantap saat berbuka puasa.

Skema pembagian MBG ini disampaikan Menko Zulhas di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu, (14/2/2026).

MBG untuk Siswa Muslim

Baca juga: Jadwal Pembelajaran Ramadhan 2026 SD-SMA, Waktu Libur Puasa, Masuk Sekolah hingga Libur Lebaran

Zulhas mengatakan, "Jadi nanti kalau makan bergizi, di bulan suci ramadan, bagi siswa yang Islam, yang muslim, ya, nanti disediakan makanan kering. 

Telur gitu, yang kering, roti, kurma, nanti dibawa pulang." 

Kemudian, MBG bagi santri di pesantren akan diberikan pada waktu buka puasa.

"Karena biasanya (MBG) diberikan siang, (kini) diberikannya pada waktu buka," ucap Zulhas.

MBG untuk Siswa Nonmuslim dan Ibu Hamil hingga Balita

Sementara, ditambahkan Zulhas, siswa nonmuslim akan mendapatkan MBG berupa makanan seperti biasanya.

Adapun skema MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita tetap tidak berubah. 

"Jadi yang berubah, yang muslim, diberi makanan kering," kata Ketua Umum PAN itu.

Imbauan Kepala BGN

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, mengklaim menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan selama bulan Ramadan dirancang agar tetap aman dan layak konsumsi hingga waktu berbuka puasa. 

Menu tersebut disebut Dadan memiliki daya tahan hingga 12 jam sejak proses penyiapan.

Menurut Dadan, mekanisme distribusi MBG selama Ramadan dilakukan dengan pola yang sama seperti tahun sebelumnya. 

Dadan menjelaskan, untuk wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam, makanan tetap dibagikan pada jam sekolah, namun tidak dikonsumsi langsung dan untuk dibawa pulang.

“Untuk Ramadan sama seperti tahun lalu.

Jadi untuk daerah yang mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah, tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama,” kata Dadan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Dadan menegaskan aspek ketahanan makanan menjadi perhatian utama BGN agar menu MBG tetap aman hingga waktu berbuka puasa.

“Makanannya tahan 12 jam, dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka,” ucapnya.

Sementara itu, untuk daerah-daerah yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, Dadan memastikan tidak ada perubahan dalam pola pelayanan MBG.

“Untuk daerah-daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanannya normal,” pungkas Dadan.

Baca juga: Awal Puasa Ramadhan 2026 di Sejumlah Negara, Daftar Negara yang sudah Tetapkan

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.