TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi cuaca di perairan Sulawesi Utara (Sulut) dilaporkan kembali memburuk.
Berdasarkan pantauan di kawasan Teluk Manado pada Minggu (15/2/2026) pagi, tampak gelombang laut mulai naik dengan ketinggian rata-rata 1 hingga 1,5 meter yang disertai embusan angin kencang.
BMKG Stasiun Maritim Bitung secara resmi telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diprediksi akan berlangsung selama empat hari ke depan.
Yakni mulai 15 hingga 18 Februari 2026.
Kecepatan Angin dan Wilayah Terdampak Data BMKG menunjukkan bahwa pergerakan angin saat ini didominasi dari arah Utara ke Timur dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 25 knot.
Wilayah Nusa Utara dan Minahasa Utara menjadi daerah yang paling diwaspadai karena potensi kecepatan angin tertinggi yang mampu memicu gelombang lebih ekstrem.
Prakirawan BMKG Maritim Bitung, Niken Kusumawardhani, merinci beberapa titik perairan yang masuk dalam kategori waspada.
"Tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter dapat terjadi di perairan Talaud, Sitaro, Sangihe, Minahasa Utara dan peraitan selatan Sulawesi Utara," kata Niken Kusumawardhani.
Pihak berwenang mengimbau para pengguna jasa kelautan untuk memperhatikan risiko keselamatan tinggi.
Masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai serta para nakhoda kapal diminta untuk tetap memantau perkembangan cuaca secara berkala guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung (BMKG Maritim Bitung) adalah unit pelaksana teknis di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berfokus pada penyediaan informasi cuaca maritim di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Fungsi dan Layanan Utama
Stasiun ini berperan penting dalam keselamatan pelayaran dan aktivitas kelautan dengan menyediakan:
Prakiraan Cuaca Pelabuhan: Menyusun laporan harian untuk Pelabuhan Samudera Bitung dan PPS Bitung.
Informasi Rute Pelayaran: Memberikan panduan kondisi cuaca dan gelombang untuk jalur penyeberangan di wilayah Sulawesi Utara.
Peringatan Dini: Mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang tinggi, angin kencang, dan cuaca ekstrem yang dapat membahayakan aktivitas maritim.
Pemantauan Real-time: Mengelola peralatan otomatis seperti Maritime Automated Weather System (MAWS) untuk data cuaca yang akurat.
Wilayah Kerja dan Operasional
Meskipun berbasis di Kota Bitung, stasiun ini juga mencakup layanan informasi untuk pelabuhan lain di sekitarnya, termasuk pemasangan alat pemantau di Pelabuhan Manado. Laporan prakiraan biasanya diperbarui setiap pukul 08:00 WITA.
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK