Simpang SKA Satu Titik Rawan Gepeng di Pekanbaru, Tim Satgas Akan Ditempatkan Jelang Ramadan
Sesri February 15, 2026 05:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Gelandangan dan pengemis menjamur menjelang momen Ramadan 1447 H di sejumlah ruas jalanan Kota Pekanbaru.


Ada beragam modus gelandangan dan pengemis untuk meminta belas kasihan kepada pengguna jalan. 


Ada yang menjadi pemulung, Pak Ogah hingga berjualan tisu di perempatan lampu lalu lintas.


Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy menegaskan bahwa pemerintah kota tidak tutup mata dengan keberadaan gelandangan dan pengemis di kota ini. 


Ia menyadari bahwa gelandangan dan pengemis bermunculan jelang momen Ramadan.


"Jumlahnya bisa dua hingga tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasanya," jelasnyakepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Pernah Dapat Rp 100 Ribu Dalam Sehari, Kurnia Memilih Jadi Pak Ogah Karena Menganggur


Dirinya menyebut bahwa satu titik paling rawan gelandangan dan pengemis adalah Simpang SKA. 


Lokasi tersebut jadi tempat meminta belas kasihan karena berada dekat pusat perbelanjaan sehingga lalu lintasnya cukup padat.


Junaedy mengaku bakal menempatkan Tim Satgas Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah ruas jalan. 


Penempatan tim ini mempertimbangkan kerawanan titik yang jadi sasaran gelandangan dan pengemis.


"Kami akan tempatkan tim untuk mengamankan gelandangan dan pengemis yang menjamur jelang bulan puasa," terangnya


Ia menambahkan, tim di lapangan sudah memetakan titik rawan gelandangan dan pengemis. Titik lainnya seperti Simpang Jalan Imam Munandar-Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Jenderal Sudirman dan Simpang Jalan Garuda Sakti.


"Lalu Simpang Jalan Ahmad Yani dan Simpang Kantor Gubernur Riau, nanti akan kami tempatkan tim di sana, bekerjasama dengan Satpol Kota Pekanbaru," ujarnya.


Junaedy sendiri mengatakan bahwa Tim Satgas PPKS bukan hanya bertindak jelang Ramadan saja. 


Mereka rutin melakukan penindakan terhadap gelandangan dan pengemis yang meresahkan warga.


"Kami juga imbau warga, agar jangan memberi uang kepada gelandangan dan pengemis," ajaknya.


(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.