TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – PSIS Semarang gagal memaksimalkan status tuan rumah setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persela Lamongan dalam lanjutan pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/2026.
Laga yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Minggu (15/2/2026) sore tersebut diwarnai drama kartu merah dan pembatalan gol oleh Video Assistant Referee (VAR).
Laskar Mahesa Jenar nyaris menelan kekalahan memalukan di depan pendukung sendiri sebelum akhirnya diselamatkan oleh gol telat Rafinha di masa injury time babak kedua.
Hasil ini membuat PSIS hanya mampu menambah satu poin dan tertahan di papan klasemen dengan total 12 poin.
Baca juga: PSIS Semarang vs Persela: Tegar Infantrie Tegaskan Mahesa Jenar Ogah Masuk Lubang Playoff Degradasi
Jalannya Laga: Tertekan Sejak Awal
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Meski PSIS mencoba menekan melalui poros Tegar Infantrie, justru tim tamu yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu.
Pada menit ke-15, Hambali Tholib sukses menggetarkan jala gawang PSIS yang dikawal Mario Londok setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.
Skor 0-1 untuk keunggulan Laskar Joko Tingkir bertahan hingga turun minum, meski Persela harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-33 menyusul kartu merah yang diterima Titan Agung akibat pelanggaran keras.
Baca juga: APF Kendal Minta Pemerintah Realisasikan Restrukturisasi untuk Cegah PHK Karyawan
Drama VAR dan Penyelamat di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, pelatih PSIS melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan Rafinha untuk menambah daya gedor.
Stadion Jatidiri sempat bergemuruh pada menit ke-68 saat Otavio Dutra mencetak gol lewat sundulan. Namun, setelah melakukan peninjauan VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran sebelumnya.
Keberuntungan seolah menjauhi PSIS ketika sepakan keras Rafinha pada menit ke-74 hanya membentur mistar gawang.
Pertahanan gerendel Persela yang tampil disiplin meski kekurangan jumlah pemain membuat serangan Esteban Vizcarra dkk terus menemui jalan buntu.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit tambahan babak kedua. Rafinha muncul sebagai pahlawan setelah sepakannya gagal dihalau kiper Persela, Rafli Mahreza. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan yang penuh drama tersebut. (arl)