Sisi Lain HUT ke-455 Banyumas: Di Balik Kirab Pusaka, Pedagang Kecil Keluhkan Sepi Pembeli
Rustam Aji February 15, 2026 08:24 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Di balik kemegahan prosesi Kirab Pusaka dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas, terselip harapan besar dari para pedagang kecil.

Meski seremoni tahunan ini berlangsung khidmat, sejumlah pedagang di sepanjang Jalan Jenderal Soedirman mengaku omzet mereka belum terdongkrak signifikan akibat cuaca yang kurang mendukung.

Prosesi Kirab Pusaka yang digelar pada Minggu (15/2/2026) pagi tersebut mengarak empat pusaka kebesaran daerah, yakni Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Keris Kiai Sempana Bener.

Pusaka tersebut dikirab dari Rumah Dinas Wakil Bupati menuju Pendopo Si Panji sebagai simbol ketakwaan dan perjuangan masyarakat Banyumas.

Namun, di sela-sela riuhnya pawai, para pedagang kaki lima (PKL) justru merasakan antusiasme pengunjung tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Rawat Warisan Sunan Kalijaga, Desa Jatirejo Suruh Gelar Tradisi Sakral Ganti Luwur Balai Panjang

Karwen, seorang pedagang makanan asal Sumampir, mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada seremoni, tetapi juga benar-benar memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil.

"Harapannya Banyumas itu adil, aman, sejahtera, dan memperhatikan pedagang kecil seperti saya ini. Sampai siang ini baru laku satu es teh dan satu pop mie," keluh Karwen saat ditemui di lokasi acara.

Dampak Cuaca terhadap Daya Beli

Kondisi serupa dirasakan oleh Sukardi, penjual es dawet ayu asal Teluk. Menurutnya, gerimis yang mengguyur wilayah Purwokerto sejak pagi membuat pengunjung enggan berhenti untuk jajan.

"Biasanya jam segini sudah ramai, tapi karena ada gerimis jumlah pengunjung berkurang. Sampai jam 11 ini saya belum laku satupun. Padahal kami sangat mengandalkan event seperti ini," ujar Sukardi.

Meski demikian, para pedagang tetap mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang rutin menggelar acara budaya. Mereka berharap frekuensi event kerakyatan diperbanyak untuk membantu memutar roda ekonomi pelaku UMKM.

Baca juga: Jokowi Turun Gunung di Tegal, Kawal Kaesang dan PSI dalam Kirab Budaya Jalan Pancasila

Pesan untuk Pejabat Daerah

Rasiman, penjual cilok yang biasa mangkal di depan kantor RRI, berharap momentum bertambahnya usia Kabupaten Banyumas menjadi pengingat bagi para pejabat daerah untuk lebih peka terhadap kondisi ekonomi di akar rumput.

"Harapannya yang baik-baik, semoga rakyatnya makin sejahtera. Pejabatnya ya yang mikirin kita rakyat kecil," ucapnya singkat sambil tersenyum.

Di hari jadinya yang ke-455, Kabupaten Banyumas memang terus bersolek dengan berbagai rangkaian budaya.

Namun, harapan para pedagang kecil ini menjadi catatan penting bahwa kemajuan daerah idealnya berjalan beriringan dengan kesejahteraan para pelaku usaha mikro di jalanan. (jti)

Baca juga: Drama VAR dan Kartu Merah: PSIS Semarang Nyaris Dipermalukan 10 Pemain Persela di Jatidiri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.