TRIBUNNEWS.COM - Umat Islam tengah bersiap menyambut datangnya Ramadhan 2026 dengan menantikan kepastian awal puasa.
Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah kapan shalat Tarawih pertama pada tahun ini akan dilaksanakan?
Untuk mengetahui jadwal salat Tarawih pertama di Ramadan 2026, umat Islam perlu mengetahui keputusan dari Muhammadiyah, pemerintah, dan NU selengkapnya.
Salat Tarawih adalah shalat yang dikerjakan umat Islam sepanjang malam pada bulan Ramadhan.
Pada umumnya, shalat Tarawih ditunaikan secara berjemaah dan dilakukan setelah menyelesaikan Shalat Isya hingga sebelum shalat Subuh.
Hukum melaksanakan shalat tarawih adalah sunnah bagi kaum laki-laki dan perempuan.
Shalat Tarawih memiliki landasan sebagaimana dijelaskan dalam HR. Ahmad sebagai berikut, dikutip dari baznasjabar.org:
إِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ، وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسْلِمِينَ قِيَامَهُ، فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Artinya: "Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya." (HR Ahmad).
Jadwal shalat Tarawih pertama di tahun 2026 akan mengikuti penetapan 1 Ramadan 1447 H oleh setiap pihak.
Pasalnya, shalat Tarawih dilaksanakan pada malam sebelum 1 Ramadan, maka jika awal puasa jatuh pada hari tertentu, salat Tarawih dimulai pada malam harinya atau malam sebelumnya setelah Magrib.
Dalam hal ini, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2026.
Menurut Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H akan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dengan demikian, pada Selasa, 17 Februari 2026, warga Muhammadiyah akan menggelar shalat Tarawih pertama di tahun 2026.
Lalu keesokan harinya, yaitu Rabu dini hari, mereka bersantap sahur dan mulai berpuasa.
Baca juga: Sholat Tarawih Awal Ramadan 2026 Kapan Dilaksanakan? Ini Jadwal dan Niatnya
Sementara itu, tepat ketika warga Muhammadiyah mulai melaksanakan shalat Tarawih, pemerintah baru menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 2026.
Pemerintah melalui Kemenag akan menggelar sidang isbat awal Ramadan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026 sejak sore hari.
Sidang isbat dimulai dari pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi hingga musyawarah dan pengambilan keputusan yang diumumkan kepada masyarakat.
Biasanya, pengumuman awal puasa Ramadhan disampaikan Menteri Agama sekitar pukul 19.00 WIB.
Andaikan 1 Ramadan 1447 H versi pemerintah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka shalat Tarawih akan dilakukan pada Selasa, 17 Februari 2026 malam.
Sementara apabila awal Ramadan 2026 ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, maka shalat Tarawih dilaksanakan besok malamnya yaitu Rabu, 18 Februari 2026.
Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia diimbau untuk menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat Kemenag.
Keputusan tersebut akan menjadi acuan bagi mayoritas masyarakat dalam menentukan kapan mulai berpuasa sekaligus melaksanakan shalat Tarawih pertama Ramadan 2026.
Adapun keputusan Kemenag nantinya juga akan menjadi rujukan bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) yang menunggu hasil rukyatul hilal.
NU juga menggunakan metode rukyatul hilal yang didukung data hisab.
Mengacu pada informasi yang dipublikasikan, posisi hilal pada akhir Syaban 1447 H menjadi faktor penting dalam menentukan awal puasa.
NU akan menggelar rukyatul hilal di berbagai lokasi rukyat yang telah ditetapkan.
Jika hilal teramati sesuai kriteria imkanur rukyah, maka 1 Ramadan akan jatuh pada keesokan harinya.
Keputusan final akan diumumkan setelah seluruh laporan rukyat dikumpulkan dan dikaji oleh Lembaga Falakiyah NU.
Dengan demikian, jadwal salat Tarawih pertama bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) akan mengikuti hasil rukyatul hilal yang diumumkan secara resmi.
Apabila hasil rukyat menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka salat Tarawih pertama bagi warga NU akan dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026, setelah salat Isya.
Namun jika hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah dan Ramadan ditetapkan mulai Kamis, 19 Februari 2026, maka salat Tarawih pertama digelar pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal shalat Tarawih pertama dari Muhammadiyah, pemerintah, dan NU:
Salat Tarawih merupakan satu kegiatan untuk menghidupkan malam Ramadhan (qiyamu Ramadhan) yang dapat dikerjakan secara sendiri atau berjamaah.
Jika tidak bisa ke masjid, shalat Tarawih bisa dilakukan di rumah.
Inilah tata cara shalat Tarawih secara berurutan:
Sementara ini, berikut niat shalat Tarawih yang dibaca sesuai dengan kondisi pelaksanaannya:
Doa niat salat Tarawih berjamaah:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Lafal Latin: Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa)
Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.
Doa niat salat Tarawih sendiri:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Lafal Latin: Usholli sunnatattarowihi rok'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala)
Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.
Doa niat salat Tarawih sebagai Imam:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Lafal Latin: Ushollii sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.
Artinya: Aku niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)