TRIBUNGAYO.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh telah menetapkan kepengurusan baru kabupaten kota se-Aceh.
Pengurus yang ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Aceh adalah untuk jabatan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).
Namun, terdapat 4 kabupaten dari 23 kabupaten se- Aceh yang kepengurusan masih lowong.
Melansir Serambinews.com, penetapan tersebut diumumkan usai jajaran pengurus mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP), di Kantor DPW PAN Aceh, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu (15/2/2025).
Ketua Harian DPW PAN Aceh, Razami Dek Cut, mengatakan penetapan itu merupakan bagian dari pengumuman serentak struktur KSB DPD se-Aceh.
“Tadi sudah diumumkan para calon yang ditetapkan, dari 23 kabupaten/kota tadi ditetapkan 19 kabupaten/kota, kemudian sisanya sedang berproses,” kata Dek Cut.
Ia berharap, dengan telah ditetapkannya struktur pimpinan di mayoritas daerah, roda organisasi partai dapat bergerak lebih cepat, baik dalam penguatan internal maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan penetapan ini kami bisa lebih cepat bekerja, tentunya untuk organisasi partai, juga untuk kami bisa terus membantu rakyat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPW PAN Aceh, Jeffry Sentana, menyebutkan bahwa penunjukan pimpinan KSB DPD di 19 kabupaten/kota merupakan agenda rutin organisasi dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.
Jeffry menyebutkan bahwa empat pimpinan DPD yang belum ditunjuk hingga saat ini masih dalam proses, karena pihaknya masih menunggu calon-calon yang mendaftar sebagai formatur.
Menurutnya, komposisi kepengurusan KSB DPD PAN se-Aceh kali ini didominasi wajah baru, meski tetap mempertahankan sejumlah figur senior yang memiliki rekam jejak dan pengalaman di partai.
“Jadi masih ada diisi dengan wajah lama yang masih bisa kita pertahankan karena dengan memikirkan track record beliau-beliau itu sebagai senior, namun juga banyak juga wajah baru yang diisi untuk mengisi kekosongan yang sebelumnya. Didominasi banyak wajah baru,” katanya.
Jeffry menambahkan, sebagian pengurus yang ditunjuk merupakan kader internal, sementara sebagian lainnya berasal dari eksternal, termasuk dari partai politik lain.
“Sebagian mereka kader, sebagian juga ada yang eksternal dari antar partai politik,” katanya.
Ia menegaskan, langkah konsolidasi ini bertujuan untuk memenuhi kelengkapan struktur organisasi sebagai syarat kepesertaan Pemilu 2029, sekaligus memperkuat target politik partai di Aceh.
Di mana, pada Pileg 2029 nanti pihaknya menargetkan mampu menjadi pimpinan di DPRA dan mendapatkan dua kursi DPR RI, yakni satu kursi dari Dapil 1 dan satu kursi dari Dapil 2. Termasuk adanya penambahan anggota DPRK di kabupaten/kota se-Aceh.
Lebih lanjut, Walikota Langsa itu mengungkap, selain fokus pada penguatan organisasi, DPW PAN Aceh juga meminta para pengurus baru untuk aktif membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.
“Kita minta KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) yang baru ini nanti yang telah terpilih turun ke masyarakat untuk melakukan aksi solidaritas kepada saudara-saudara kita yang masih terkena bencana,” ungkapnya.
“Namun setelah itu, kita akan mengisi struktur organisasi untuk pemenuhan syarat sebagai peserta Pemilu 2029,” pungkasnya.
1. Aceh Barat
Ketua: Siti Ramazan
Sekretaris: Arhammar Ridho
Bendahara: M Jusuf Darusman
2. Aceh Besar
Ketua: Abdul Mucthi
Sekretaris: T Rusta Firdaus
Bendahara: M Faisal
3. Aceh Jaya
Ketua: T Irfan TB
Sekretaris: Reza Gunaivy
Bendahara: M Amin J
4. Aceh Selatan
Ketua: Irpannusir
Sekretaris: T Irwandi
Bendahara: Mukhsin
5. Aceh Tamiang
Ketua: Asrizal H Asnawi
Sekretaris: Desi Amelia
Bendahara: Jamil Hasan
6. Aceh Tengah
Ketua: Seven Cebro Kobat
Sekretaris: Saradi Wantona
Bendahara: Syahrian Fahri
7. Aceh Tenggara
Ketua: Rasyid Efendi
Sekretaris: Gegoh Mustawa Madya
Bendahara: Sahroni
8. Aceh Timur
Ketua: Hamdani A Gani
Sekretaris: Teuku Oktaranda
Bendahara: Andi Muhammad
9. Aceh Utara
Ketua: Fakhrurrazi
Sekretaris: M Aswadi
Bendahara: Faisal Muddin
10. Bener Meriah
Ketua: Muklis
Sekretaris: Usaili
Bendahara: Mazmin Putra
11. Bireuen
Ketua: Iswahyudi
Sekretaris: Edi Supriayadi
Bendahara: Surya Yunus
12. Gayo Lues
Ketua: Muhammad Amru
Sekretaris: Erwansyah
Bendahara: Bukhari Erwansyah
13. Pidie
Ketua: Amiruddin
Sekretaris: Jailani
Bendahara: Hizbullah
14. Pidie Jaya
Ketua: Hasan Basri
Sekretaris: Samsul Bahri
Bendahara: Irsalil Siddiq
15. Simeulue
Ketua: Sunardi
Sekretaris: Zainuddin
Bendahara: Ahmad Fuad MR Ibrahim
16. Banda Aceh
Ketua: Aminullah Usman
Sekretaris: Auli Afridzal
Bendahara: Yusnimar
17. Lhokseumawe
Ketua: Hery Herman Saputra
Sekretaris: Ilham Firdaus
Bendahara: Muhammad Wali Al Khalidi
18. Sabang
Ketua: Zulkifli H Adam
Sekretaris: Burhan
Bendahara: Ridwan
19. Langsa
Ketua: Melvita Sari
Sekretaris: Munandar
Bendahara: Muammar Yasya Aulana
Sementara empat DPD lainnya yang belum ada pengurus yakni Aceh Barat Daya (Abdya) Subulussalam, Nagan Raya, dan Aceh Singkil.(*)
Baca juga: BPKK dan Kejari Dampingi Dishub Aceh Tengah Uji Potensi Retribusi Parkir