Rumor Listrik Mati 7 Hari Bikin Publik Resah, Simak Penjelasan PLN
Saifullah February 15, 2026 11:33 PM

 

Rumor pemadaman listrik sepekan mulai 20 Februari 2026 viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Jagat media sosial (medsos) kembali digemparkan oleh kabar yang menyebut Indonesia akan mengalami pemadaman listrik selama tujuh hari mulai 20 Februari 2026. 

Informasi ini pertama kali muncul dari sebuah unggahan di platform X (@tanyakanrl) dan langsung memicu kepanikan sebagian masyarakat.

Menanggapi isu tersebut, PLN memastikan kabar itu tidak benar alias hoaks.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari menegaskan, bahwa pasokan listrik nasional dalam kondisi aman dan dapat diandalkan.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan PLN 123, agar tidak terjebak hoaks.

Baca juga: Gangguan Transmisi Bikin Listrik Mati-Hidup di Aceh, Simpang Surabaya Lumpuh, Elektronik Terancam

Hoaks Berulang

Isu serupa ternyata bukan kali pertama beredar. 

Pada Januari 2026, kabar pemadaman listrik sepekan juga sempat viral di TikTok, bahkan dikaitkan dengan pernyataan seorang purnawirawan polisi.

Namun, informasi tersebut terbukti tidak berdasar dan hanya menimbulkan keresahan.

Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya hoaks menyebar di tengah masyarakat.

PLN menekankan bahwa literasi informasi menjadi kunci agar publik tidak mudah panik.

Dengan memanfaatkan kanal resmi, masyarakat bisa mendapatkan kepastian terkait layanan listrik, termasuk harga token, pasang baru, maupun pengaduan.

Baca juga: Warga Sarah Raja Masih Hidup dalam Kegelapan, Listrik Padam Sejak Banjir Akhir November 2025

Indonesia tidak akan mengalami mati listrik selama tujuh hari seperti yang beredar di media sosial.

Pasokan listrik tetap aman, dan masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi serta selalu merujuk pada sumber resmi.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.