Stoper Sriwijaya FC Joko Susilo Tak Gentar Hadapi Sederet Pemain Bintang FC Bekasi City
Abdul Hafiz Sripo February 16, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM -  Stoper anyar Sriwijaya FC Joko Susilo mengakui FC Bekasi City merupakan lawan tangguh yang bakal dihadapi pada laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.

"Bekasi City mereka tim bagus, diisi pemain yang bagus-bagus. Di sana ada pemain-pemain berpengalaman juga kan. Derry Rahman, Eze (Ezechiel Ndouasel), Renan Silva, Madon (Ramadhan). Banyak semua bagus-bagus semua," ungkap stoper anyar Sriwijaya FC Joko Susilo kepada Sripoku.com. 

Meski demikian, Sriwijaya FC asuhannnya head coach Iwan Setiawan tak gentar dan telah siap menjamu FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabhaga pada laga tanpa penonton, Senin (16/2/2026) pukul 15.30 WIB sore nanti. 

"Dan tidak ada masalah saya pribadi dan teman-teman selagi kita terus termotivasi dan menjaga gairah. Kita yakin bakal memberikan penampilan maksimal, lebih baik dari putaran sebelumnya. Kita boleh bandingkan dengan penampilan Sriwijaya FC  putaran pertama, putaran kedua," kata Joko susilo kealhiran Pasuruan, Jawa Timur, 10 Januari 1996.

Joko Susilo yang mantan stoper PSMS Medan menyatakan skuad Sriwijaya FC di bawah komando head coach Iwan Setiawan akan berjuang memberikan yang terbaik pada laga perdana mereka sore nanti. Ia mengajak untuk melupakan laga putaran sebelumnya.

"Yang pastinya kita ikuti instruksi apa arahan dan petunjuk dari pelatih untuk pertandingan nanti. Tentunya kami membawa semangat baru. Kita lupakan dengan pertandingan putaran pertama dan kedua," ujar Joko yang merupakan prajurit aktif di kesatuan Jas Kostrad TNI AD.

Saat ini, skuad Elang Andalas diminta fokus untuk putaran ketiga untuk memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya FC baik pemain sebelumnya atau yang baru semuanya tetap sama memberikan perubahan, karakter.

"Untuk suporter yang ada di Palembang kami pemain butuh support dan pelatih juga butuh dukungan moril. Sriwijaya FC harus dan layak untuk menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan," pungkasnya.

Kehadiran Joko Susilo yang punya nama di persepakbolaan tanah air ini ke tim Sriwijaya FC tentunya diharapkan mampu meningkatkan benteng pertahahanan Elang Andalas.

Joko Susilo yang tercatat pernah membela tim PSMS Medan, Persis Solo, Persikabo, PS TNI Youth, Arema FC, Persekap, Persekat Tegal.

Joko Susilo pernah memperkuat Arema FC di Liga 1 2022/2023. Joko Susilo bergabung dengan Arema FC pada paruh musim Liga 1 2022/2023.

Sebelumnya Joko Susilo memperkuat klub Liga 2 yaitu PSMS Medan. Dari transfermarkt.com, rekam jejak Joko Susilo dapat diketahui. Joko Susilo tidak langsung mendapatkan tempat di skuat utama Arema FC setelah bergabung.

Saat itu Joko Susilo menjadi pelapis dari bek tengah andalan Arema FC yaitu Bagas Adi Nugroho. Joko Susilo baru merasakan debutnya di Arema FC pada pekan ke-24 Liga 1 2022/2023.

Setelah itu, Joko Susilo mulai menjadi starter Arema FC dalam beberapa pertandingan. Joko Susilo berduet dengan mantan bek tengah asing Arema FC, yakni Sergio Silva.

Perlahan tapi pasti Joko Susilo menggeser posisi Bagas Adi Nugroho di akhir musim. Tercatat Joko Susilo tampil sebanyak 9 pertandingan dan mencetak 1 gol untuk Arema FC di Liga 1 2022/2023. Karena penampilan apiknya, Arema FC memperpanjang kontrak Joko Susilo. 

Nama Joko Susilo mungkin tak asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air, yang pernah menyandang ‘ban kapten’ bagi kesebelasan PSMS musim kompetisi di Liga 2 musim 2022/2023. 

Tak mudah untuk menjadi pemain, sekaligus tercatat sebagai anggota TNI aktif. Lika-liku memilih antara melanjutkan karir sepak bola atau mengikuti seleksi TNI setelah tamat SMA, dilalui anak kedua dari empat bersaudara tersebut.

Joko sejak kecil memulai sepak bola dengan mengikuti SSB di kampung. Kemudian ikut SSB di luar, Joko kecil juga kerap mengikuti perlombaan olah raga yang berbau bola hingga takraw.

Saat SMA dirinya mau dipindahkan coach Adji Santoso ke Malang. Namun, karena banyak pertimbangan dia memilih tetap bertahan di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim). Joko semasa SMA pernah ikut pelatihan di bawah asuhan I Putu Gede (pelatih PSMS saat ini) di Angkasa, tim internal Malang.

Karir sepak bola anak dari pasangan Abdul Hamid dan Fatimah itu membawa dia berlabuh ke Jember United (Liga divisi 3). Kemudian Joko kembali ke Persekap yang waktu itu berkompetisi di Liga 2 junior.

Pada 2014, ayah satu anak tersebut dihadapkan dengan dua pilihan. Dia sempat dilema antara melanjutkan karier sepak bola saat PSSI dibekukan, atau mengikuti seleksi meraih cita-cita sebagai prajurit TNI.

Setelah keterima jadi TNI, Joko melanjutkan pendidikan ke Infanteri, pasukan pejalan kaki yang dilengkapi persenjataan ringan, dilatih dan disiapkan untuk melaksanakan pertempuran jarak dekat.

Empat bulan menjalani pendidikan, Joko terpilih menjadi siswa terbaik untuk bidang Kopassus, dengan meraih tiga kali terbaik. Kopassus merupakan bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

JERSEY PEMAIN ANYAR - Manajer Tim Sriwijaya Fc Eko Saputro mengaku telah mempersiapkan puluhan jersey untuk pemain anyar Elang Andalas untuk dipakai di laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Sriwijaya FC akan menjamu FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabhaga, Senin (16/2/2026) pukul 15.30 WIB pada laga tanpa penonton besok.
JERSEY PEMAIN ANYAR - Manajer Tim Sriwijaya Fc Eko Saputro mengaku telah mempersiapkan puluhan jersey untuk pemain anyar Elang Andalas untuk dipakai di laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Sriwijaya FC akan menjamu FC Bekasi City di Stadion Patriot Chandrabhaga, Senin (16/2/2026) pukul 15.30 WIB pada laga tanpa penonton besok. (MO Sriwijaya FC)

Baca juga: Sriwijaya FC Siap Tampil dengan Warna Baru di Putaran Ketiga Pegadaian Championship

Saat awal-awal pertama langkahnya bergabung dengan PSMS. Waktu itu Joko sudah bergabung dengan satuan Kostrad. Suatu ketika, Edy Rahmayadi yang kala itu menjabat Pangkostrad mengumpulkan seluruh prajurit.

Kemudian Joko diminta untuk mengembalikan keahlian bermain sepak bola, karena seluruh badannya masih kaku setelah menjalani pendidikan. Satu tahun juga Joko Susilo mengaku, mengembalikan keahliannya dalam mengolah si kulit bundar.

Joko kemudian melanjutkan karir sepakbolanya ke PS TNI U-21, lalu ke Persikabo, kemudian ke Persis Solo (2021). Saat itu dia sebenarnya ingin dipertahankan oleh Persis Solo di bawah kepemimpinan Kaesang Pangareb. Namun, Joko yang sedang menjalani pendidikan, memilih meninggalkan Persis Solo.

Joko mengatakan, saat Liga 2 musim 2021/2022 akan bergulir, dia akhirnya resmi berlabuh ke PSMS. Joko tak menyangka ban kapten secepat itu diberikan pelatih kepadanya. Selama itu juga dia memimpin rekan-rekannya setiap kali Ayam Kinantan bertanding.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.