Tembok Rumah Warga Roboh Menimpa SMP Negeri 182 Jakarta, Begini Penjelasan Pihak Sekolah
Irwan Wahyu Kintoko February 16, 2026 02:30 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tembok rumah warga roboh dan menimpa halaman SMP Negeri 182 Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026) siang. 

Peristiwa tersebut viral di media sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMPN 182 Jakarta, Narwan, mengatakan, insiden itu terjadi pukul 11.22 WIB.

"Tembok tetangga yang roboh menimpa tembok sekolah," kata Narwan, Senin (16/2/2026).

Tembok sekolah sebelumnya dalam kondisi kokoh dan bukan roboh karena faktor kerapuhan.

Namun, tembok rumah warga yang lebih berat dan lebih kokoh menyebabkan tembok sekolah tidak mampu menahan beban.

Tembok yang roboh diketahui milik rumah warga yang masih dalam tahap pembangunan.

Menurut Narwan, proses pembangunan rumah tersebut telah berlangsung sekitar empat hingga lima tahun.

Sebelum kejadian, pihak sekolah melihat posisi tembok bangunan warga yang miring, meskipun tidak ditemukan retakan. 

Pihak sekolah bahkan telah melayangkan surat ke pemilik bangunan pada 24 Desember 2025 dengan tembusan ke lurah setempat.

Surat tersebut berisi permintaan agar pemilik bangunan memperhatikan kondisi tembok untuk mencegah potensi bahaya. 

Pemilik rumah disebut sempat mengirim tenaga ahli untuk melakukan pemeriksaan, namun belum ada tindak lanjut perbaikan hingga akhirnya tembok tersebut roboh.

"Ada kemiringan tembok dan sekolah sudah bersurat ke yang bersangkutan, diketahui pak lurah," katanya.

Pemilik Bangunan Tanggung Jawab

Setelah kejadian, pihak sekolah dan pemilik bangunan langsung menggelar pertemuan.

Dalam pertemuan itu, pemilik bangunan—suami istri— menyatakan kesediaannya untuk bertanggung-jawab penuh atas kerusakan yang terjadi.

"Sudah ada kesepakatan, mereka sanggup mengganti kerusakan, sekolah berharap pagar, taman, dan bagian lain yang rusak bisa kembali seperti semula," ujar Narwan.

Saat ini kerusakan yang ditimbulkan sedang didata.

Pantauan Warta Kota di lokasi, Senin siang, proses pembersihan puing-puing telah dilakukan dengan melibatkan unsur Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Sumber Daya Air (SDA). 

Tampak tiga alat berat juga telah dikerahkan sejak Minggu malam. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.