Tagihan Air Naik Padahal Air Macet, Ini Penjelasan UPTD Air Bersih Mamuju Tengah
Nurhadi Hasbi February 16, 2026 02:58 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Keluhan masyarakat soal tagihan air bersih membengkak meski distribusi air macet mendapat tanggapan dari UPTD Air Bersih Mamuju Tengah.

Kepala UPTD, Amiruddin, menjelaskan ada sejumlah faktor teknis yang menyebabkan tagihan tetap tinggi meski air tidak sampai ke rumah pelanggan.

"Mohon dilaporkan, bisa saja kondisi SR (Sambungan Rumah) bermasalah," ujarnya kepada Tribun-Sulbar.com, Senin (16/2/2026).

Baca juga: UPTD Air Bersih Mateng Minta Warga Bijak Pakai Air dan Tak Boleh Pakai Mesin Pompa

Baca juga: Pipa Kecil dan Over Pelanggan Jadi Penyebab Krisis Air Bersih di Mamuju Tengah

Selain itu, kebiasaan pelanggan membiarkan keran terbuka saat air tidak mengalir turut memengaruhi. "SR tetap berputar karena dihembus angin. Sehingga tetap terhitung," jelas Amiruddin.

Fenomena ini sering terjadi dan berdampak pada akumulasi pemakaian air yang tercatat di meteran, meski pelanggan tidak menerima pasokan.

Upaya UPTD Atasi Keluhan Pelanggan

UPTD Air Bersih telah membuat grup komunikasi dengan pelanggan agar keluhan lebih cepat ditangani. Amiruddin meminta masyarakat proaktif melapor jika tagihan tidak wajar.

Selain itu, UPTD menyiapkan layanan darurat dan pengantaran air gratis bagi yang membutuhkan. "Kami juga mendorong masyarakat menampung air saat distribusi lancar sebagai antisipasi," imbuhnya.

Dengan langkah ini, diharapkan pelanggan lebih memahami mekanisme distribusi dan tidak ragu melapor jika menghadapi kendala tagihan maupun pasokan air bersih.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.