Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Influencer Taqy Malik diakabarkan pernah menjadi incaran polisi Arab Saudi imbas konten sedekah makanan pada 2025 lalu.
Baca juga: Taqy Malik Diduga Mark Up Wakaf Al-Quran di Makkah-Madinah, Rekan Bisnis Bongkar Rinciannya
Hal itu diungkap oleh rekan bisnisnya, Randy Permana dimana Taqy Malik dianggap melanggar aturan kerajaan.
Taqy dituding melakukan donasi secara online tanpa izin resmi otoritas.
"Itu kasusnya dia jual makanan, sedekah makanan. Dan dia Story-nya dia itu tembus dilihat oleh pihak ada beberapa polisi intel di Madinah lah. Karena dia waktu berbagi itu, berbagi makanannya bdi area Masjid Quba saat itu," kata Randy Permana melalui wawancara daring belum lama ini.
"Karena makanannya itu enggak sesuai lidah jamaah di sana, akhirnya banyak makanan yang kebuang di sana dan bikin kotor," sambungnya.
Lebih lanjut, Randy menyebut intelijen di Madinah telah mengantongi bukti-bukti kegiatan tersebut dari konten yang viral di media sosial.
"Dan itu akhirnya dicari siapa nih yang bagi-bagi di sini, ketika dicaritahu ya Taqy itu. Setelah itu dia langsung pindah ke Makkah. Nah ketika dia dicari sampai ke Makkah dan sekarang dia udah enggak pernah nge-pos-nge-pos lagi kan untuk wakaf Al-Qur'an ataupun sedekah makanan," lanjutnya.
Lebih lanjut, belakangan Taqy diduga melakukan mark up untuk wakaf Al-Qur'an yang dijalankan mantan suami Salmafina Sunan tersebut.
Taqy diduga mengambil keuntungan yang sangat besar dari program wakafnya.
"Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal. Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," ujar Randy Permana.
Randy menyebut mantan menantu Sunan Kalijaga ini bukan sebagai penipu, namun mengambil untung dari kegiatan amal ini.
"Sebenarnya kalau nipu enggak. Ya dia istilahnya dia membuka harga mushaf Rp330.000 terus dia akhirnya menyalurkan dengan beli mushaf yang murah, maksudnya yang tidak sesuai dengan wakaf. Sedangkan wakaf itu ya nominalnya berapa ya kita wakafkan sesuai nominal," tambahnya.
Randy mengaku punya alasan sendiri untuk membongkar kelakuan Taqy di Arab Saudi.
Ia merasa dirugikan baik secara personal maupun lingkup komunitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi.
"Saya di Tanah Suci menjaga teman-teman agar kerja semua nyaman, dia yang enggak tinggal di sini tapi memanfaatkan peluang yang akhirnya merugikan saya dan teman-teman," tegas Randy.
"Itulah alasannya kenapa saya mengangkat isu ini seperti itu. Jadi sekalian aja ya udah saya buka, bongkar semua apa yang realitanya tentang mushaf Alquran di Makkah-Madinah," pungkasnya.
Taqy Malik adalah seorang figur publik Indonesia, dikenal sebagai influencer, pengusaha muda, dan pendakwah.
Nama lengkapnya adalah Ahmad Taqiyuddin Malik.
Ia sempat menjadi sorotan publik karena pernikahannya dengan Salmafina Sunan.
Takdirnya menjadi menantu pengacara Sunan Kalijaga tak lama karena ia akhirnya bercerai dengan Salmafina.
Taqy Malik dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an (hafidz) dan aktif berdakwah di media sosial.
Karier: Selain berdakwah, ia juga terjun ke dunia bisnis, termasuk travel umrah dan program wakaf Al-Qur’an.
Popularitas: Ia memiliki banyak pengikut di Instagram dan YouTube, menjadikannya salah satu ustaz muda yang cukup berpengaruh di kalangan anak muda.