Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Single religi Tuhan Itu Ada dirilis oleh Klaten Project. Bupati Klaten Hamenang bersama personel band Jikustik dan influencer Amin Klaten terlibat dalam lagu yang bercerita tentang refleksi spiritual ini.
Ada dua personel band Jikustik yang terlibat, yakni Adhitya Bagaskara dan Carolus Liberianto atau yang akrab disapa Carlo.
Lagu Tuhan Itu Ada merupakan ciptaan personel Jikustik, Dadikz.
Baca juga: Keren! Bupati Klaten Hamenang Kolaborasi dengan Personel Jikustik Rilis Lagu Religi Tuhan Itu Ada
Carlo mengatakan bahwa lagu ini telah lama dibuat dan diaransemen ulang.
"Dibuatnya sudah lama tapi dulu pernah diaransemen sama teman-teman Jikustik, lalu memang bisa dibilang lagu itu tenggelam sepertinya," ujar Carlo dalam konferensi pers di Senjadi Emerald Coffee and Eatery, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Minggu (15/2/2026).
Lagu ini sebelumnya hanya sebentar dipublikasikan.
"Sayang kan itu ada lagu bagus yang hanya terdiam selama bertahun-tahun. Makanya saya kepikiran dengan tema Ramadan ini wah kayaknya lagu itu cocok. Pas banget momennya, luar biasa momennya," jelasnya.
Pengingat Hubungan Spiritual Manusia dengan Tuhan
Dipaparkan Carlo, lagu ini menceritakan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan.
"Makna lagu ini yang saya tahu, memang tujuannya mengingatkan kita. Bahwa ya semua tahu bahwa tuhan ada, tapi kita kadang lupa," paparnya.
Dijelaskan Carlo, saat manusia bekerja atau membangun usaha dan kemudian terpuruk, sepi, ataupun lainnya, muncul gagasan mencari jalan lain.
Baca juga: Bupati Hamenang Pastikan Fasilitasi Reaktivasi BPJS PBI Masyarakat Klaten
"Kebanyakan kita pasti pernah mengalami ya situasi terendah, situasi ter ya kita entah mau ngapain bingung. Terus akhirnya ada tawaran jalan instan gitu akhirnya Oh iya tak coba," kata Carlo.
"Lah, itu di situ kan kita lupa bahwa Tuhan itu ada," imbuhnya.
"Jadi sebagai sebuah pengingat, apapun yang terjadi pada diri kita itu jangan lupa masih ada yang di atas sana," tambahnya.
Libatkan Pemuda dan Unjuk Potensi Klaten
Proses pembuatan video klip melibatkan unsur pemuda sekaligus menunjukkan potensi yang ada di Kabupaten Klaten.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengatakan beberapa potensi yang diambil menjadi latar belakang video klip, di antaranya proses pembuatan kain tenun lurik, panorama Rowo Jombor, serta Masjid Agung Al-Aqsha.
"Semoga lagu ini bisa menjadi anthem, disaat kita menghadapi bulan suci Ramadan tahun ini," ujar Bupati Hamenang.
Ia memaparkan bahwa makna lagu tersebut sangat mendalam.
"Karena maknanya sangat mendalam, bagaimana kemudian kita bersama-sama ingat bahwasanya Tuhan itu ada dan kita ini ada karena Tuhan," jelasnya.
Bupati Hamenang juga mengaku bersyukur karena dapat terlibat dalam proses bermusik kali ini.
"Alhamdulillah makanya kami bersyukur, kami matur nuwun sudah diberi kesempatan yang luar biasa ini,"
"Mohon doanya lagu ini kemudian bisa nasional, juga warga masyarakat seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke bisa menikmati," pungkasnya.
Baca juga: Bupati Hamenang Temui Juru Parkir Resmi di Klaten, Pastikan Tak Ada Tarif Ngepruk saat Lebaran
(*)