TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Investasi, Darmadi Durianto, menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar tradisi budaya, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan dalam perayaan Imlek bersama jajaran pengurus, tokoh-tokoh masyarakat, serta keluarga besar BKN PDI Perjuangan.
Dalam sambutannya, Darmadi menyampaikan bahwa Imlek mengajarkan harapan, kerja keras, dan solidaritas—nilai yang sejalan dengan semangat Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila.
“Imlek adalah tentang harapan. Harapan di tengah ekonomi yang menantang. Harapan bagi UMKM yang bertahan, bagi buruh, petani, nelayan, serta seluruh rakyat yang bekerja keras setiap hari. Selama masih ada rakyat yang kesulitan, perjuangan kita belum selesai,” kata Darmadi dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Memasuki Tahun Kuda Api, ia menjelaskan bahwa simbol kuda melambangkan energi, keberanian, dan daya juang, sementara unsur api mencerminkan semangat yang menyala dan tidak mudah padam.
Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi energi kolektif dalam membangun Indonesia yang berdaulat secara ekonomi dan berkeadilan sosial.
Darmadi menegaskan bahwa politik harus berorientasi pada pengabdian kepada rakyat, bukan semata kekuasaan.
“Pancasila mengajarkan bahwa kekuasaan harus digunakan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi tentang keberpihakan,” ujar Anggota DPR itu.
Dalam momentum tersebut, ia juga mengajak para tokoh masyarakat yang hadir untuk terus menjaga harmoni dalam keberagaman sebagai wujud nyata sila Persatuan Indonesia, serta memperkuat gotong royong sebagai karakter bangsa.
Perayaan Imlek berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan Indonesia yang majemuk namun tetap satu dalam semangat kebangsaan.
Baca juga: H-1 Imlek 2026, Klenteng Lupan Glodok Dihiasi 14 Lilin Merah dan 30 Lampion
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar Tahun Baru Imlek membawa kesehatan, kedamaian, serta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.