Bocoran Kandang Persija di Super League: Tim Jagoan The Jak Tak Bisa Main di GBK, Lawan PSM di JIS
Wahyu Septiana February 16, 2026 06:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta dipastikan tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) sebagai kandang dalam lanjutan Super League pekan 22.

Persija sudah memutuskan beralih ke stadion lain untuk digunakan sebagai kandang.

Untuk laga terdekat menghadapi PSM Makassar, Macan Kemayoran akan berkandang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Kepastian ini membuat Persija tetap bisa bermain di wilayah Ibu Kota.

Sebelumnya, muncul kekhawatiran Persija harus menggelar laga kandang di luar Jakarta. 

JIS menjadi opsi yang tersedia setelah GBK tidak bisa dipakai karena agenda Timnas Indonesia.

Stadion Utama GBK diketahui memiliki jadwal kegiatan lain pada periode tersebut, termasuk agenda besar berskala internasional yang dipakai Timnas Indonesia yakni FIFA Series.

Kondis ini membuat venue GBK tidak memungkinkan digunakan untuk pertandingan Super League.

Selain itu, pengelola stadion GBK juga menerapkan masa persiapan dan sterilisasi area menjelang acara, sehingga tidak dapat dipakai secara berdekatan dengan laga kompetisi.

Dengan situasi tersebut, manajemen Persija mengalihkan laga kandang ke JIS yang memang sudah beberapa kali menjadi markas alternatif musim ini.

Stadion berkapasitas besar di Jakarta Utara itu dinilai siap secara infrastruktur maupun perizinan pertandingan.

Laga Persija kontra PSM Makassar dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026, dengan kick off pukul 20.30 WIB.

Kembalinya Persija ke JIS menjadi momentum penting untuk menjaga asa meraih poin penuh di kandang sendiri.

Kondisi ini sekaligus membuat Persija terhindar dari status “tim musafir” yang harus menumpang di stadion luar kota.

Dengan tetap bermain di Jakarta, dukungan suporter diharapkan bisa kembali maksimal saat menghadapi salah satu rival kuat di kompetisi musim ini.

GBK Tak Bisa Dipakai Persija

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indrasjarief, mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan plan terburuk bila nantinya harus benar-benar terusir dari Jakarta.

Terdekat laga melawan PSM Makassar pada 20 Februari 2026 menjadi pertandingan pertama yang terdampak.

“Tanggal 20 (Februari) katanya ini sudah nggak bisa kami pakai lagi, karena mau diperbaiki rumputnya,” ujar pria yang akrab disapa Bung Ferry dikutip dari Tribunnews, Kamis (12/2/2026).

Laga Persija vs PSM dijadwalkan kick off pukul 20.30 WIB.

Tak hanya itu, Persija juga disebut tidak dapat menggunakan GBK untuk dua laga kandang berikutnya.

“Terus ada dua pertandingan lagi berikutnya kami katanya nggak bisa di GBK. Karena GBK mau perbaikan rumput, mau dipakai lagi Timnas. Ini sudah bagus, dia mau diperbaiki lagi, katanya sih kualitasnya lebih bagus lagi,” tambahnya.

Setelah tanggal itu, Persija disebut tidak dapat menggunakan stadion untuk sementara waktu.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persija Jakarta, Ferry T. Indrasjarief alias Bung Ferry, saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Minggu (10/8/2025). Bung Fery menyebut duel Persija vs Persib berpeluang digelar di JIS.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persija Jakarta, Ferry T. Indrasjarief alias Bung Ferry, saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Minggu (10/8/2025). Bung Fery menyebut duel Persija vs Persib berpeluang digelar di JIS. (Tribunnews/Alfarizy)

Jika situasi tidak berubah, setidaknya tiga laga kandang Persija terancam dipindahkan, termasuk saat menjamu Borneo FC pada 3 Maret dan Dewa United pada 15 Maret.

Kondisi ini jelas memengaruhi persiapan tim, mulai dari logistik, adaptasi lapangan, hingga atmosfer dukungan suporter.

Berita Terkait

  • Baca juga: Timpang Performa 3 Pamain Naturalisasi di Persija: Man of The Match hingga Kalah Saing
  • Baca juga: 2 Pemain Jebolan Eropa Masih Terpinggirkan Persija: Pelatih Singgung Kendala, Masih Jadi Pelapis
  • Baca juga: Persija Kalahkan Bali United 0-1:Strategi di Balik Layar Dibongkar, Pertarungan Melelahkan 100 Menit
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.