Curhat Pembunuh Siswa SMP di Kampung Gajah Terungkap, Unggahan Sakit Hati Disorot: Kau Buat Nyaman
Lulu Adzizah F February 16, 2026 07:42 PM

- Kasus pembunuhan siswa SMP di Bandung yang jasadnya ditemukan di bekas Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, jadi sorotan.

Pelaku pembunuhan ZAAQ (14), siswa SMP Negeri 26 Kota Bandung, telah ditangkap di Kabupaten Garut.

Pelaku adalah remaja berinisial YA (16), teman dekat korban sejak kecil.

Kini, akun media sosial pelaku pun jadi sorotan.

Rupanya, YA sempat membagikan curhatannya mengenai ZAAQ di akun TikTok-nya.

Dalam curhatan tersebut, YA mengaku sakit hati pada ZAAQ yang telah dia anggap sebagai sahabatnya.

Unggahan YA pun berseliweran di media sosial.

Di akun yang diduga milik YA, YA menceritakan bahwa ZAAQ membuatnya nyaman.

"Z***lah yang selalu buatku nyaman, tapi dia sudah pergi," tuis akun diduga milik pelaku pada 15 Maret 2025.

Akun itu pun menyinggung rasa sakit hatinya pada korban. YA mengungkapkan dirinya sakit hati saat korban bahagia.

''Kamuh bahagia tapi aku sakit hati de z***," tulis akun tersebut.

Tabiat pelaku pembunuhan siswa SMP di Bandung, ZAAQ (13) akhirnya dibongkar oleh keluarga korban.

Pelaku pembunuhan siswa kelas 1 SMP itu diduga memiliki kecenderungan penyuka sesama jenis.

Hal itu bahkan yang jadi alasan keluarga ZAAQ atau Zain, memindahkan korban sekolah di Bandung.

Motif Sakit Hati

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, mengungkapkan bahwa YA dan korban sebenarnya sudah saling mengenal sejak lama.

Namun, kedekatan bertahun-tahun itu hancur seketika akibat sebuah pernyataan dari korban yang menyinggung perasaan tersangka.

"Motif tersangka YA tega menghabisi korban karena sakit hati. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban memberikan pernyataan sikap bahwa ia ingin menghentikan atau memutus hubungan pertemanan dengan pelaku," ujar AKBP Niko, Minggu (15/2).

Rasa sakit hati yang mendalam itu rupanya berubah menjadi rencana jahat.

YA bersama APM diduga telah mengatur strategi untuk mengeksekusi korban di lokasi sepi, yakni di Desa Cihideung, Parongpong.

Eksekusi Sadis

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, membeberkan detail mengerikan saat tersangka YA meluapkan dendamnya pada Senin (9/2/2026).

Di area bekas objek wisata yang terbengkalai dan gelap, korban ZAAQ dipaksa menghadapi amarah pelaku sendirian.

Tanpa ampun, YA menyerang korban menggunakan botol yang ditemukan di lokasi hingga mengakibatkan luka robek serius di kepala.

Belum puas, YA kemudian mencabut sangkur yang sudah ia siapkan dari Garut.

"Pelaku secara keji menusukkan pisau sebanyak delapan kali ke bagian perut korban," tegas AKBP Niko saat merilis kasus tersebut, Minggu (15/2/2026).

Tusukan demi tusukan itu dilakukan dengan penuh amarah hingga korban tersungkur tak bernyawa.

Setelah memastikan korban tewas, YA dan rekannya, APM (17), meninggalkan jasad tersebut membusuk di tengah semak belukar.

Dibuang dan Dibiarkan Membusuk 5 Hari

Kekejaman tak berhenti di situ.

Usai mengeksekusi korban, kedua pelaku dengan dingin kembali ke Garut seolah tidak terjadi apa-apa.

Jasad ZAAQ dibiarkan terlantar selama lima hari hingga kondisinya mulai memprihatinkan.

Jasad remaja malang itu baru ditemukan pada Jumat (13/2/2026) malam secara tidak sengaja oleh dua orang konten kreator yang sedang mencari lokasi syuting di kawasan angker tersebut.

(*)

# bandung # kampung gajah # pembunuhan # siswa smp

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.