Mulai Salat Tarawih Dan Puasa Lebih Dulu Jamaah Di Jember Utara Pakai Metode Ini
Wiwit Purwanto February 16, 2026 11:04 PM

 

SURYA.co.id JEMBER- Ratusan jemaah umat muslim kaum Pondok Pesantren Mahfilud Duror di Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk Jember melaksanan salat tarawih, Senin (16/2/26) malam.

Umat muslim di kawasan Jember Utara ini telah menetapkan pelaksanan ibadah puasa mulai Selasa (17/2/2026). Lebih awal dari ketetapan pemerintah.

Pantaun SURYA.co.id di lapangan malam itu, ratusan warga dan santri melaksanakan salat tarawih secara khusyu' pada pukul 19.30 WIB. Mereka melaksanakan ibadah tersebut sebanyak 23 rakaat.

Tidak mengunakan metode Rukyatul hilal maupun hisab yang digunakan Muhammadiyah

Pengasuh Ponpes Mahfilud Duror KH. Ali Wafa Abdullah mengakui penetapan awal ramadan tersebut, tidak mengunakan metode Rukyatul hilal maupun hisab yang digunakan Muhammadiyah.

Dia mengatakan, penetapan awal puasa ini dihitung lima hari dari awal ramadan tahun sebelumnya.

Baca juga: Bacaan Bilal Tarawih 23 Rakaat, Dilengkapi Doa Qunut Witir untuk Imam dan Makmum

Selain itu, kata dia hal ini juga dihitung enam hari setelah penetapan wukuf.

"Tahun kemarin kami mengawali ramadan pada hari Jum'at saya hitung lima tepatnya sekarang ini, yang kedua kami melihat wuquf itu hari Kamis jadi kalau Kamis dihitung pakai ruku iman enam," ujarnya.

Menurutnya, hitungan tersebut merupakan ajaran dari guru kiai sepuh Ponpes ini bernama KH. Abdul Hamid, berdasarkan kitab Nushatul Majaalis wa Muntohabul Nafaais bahkan telah diterapkan sejak 1826.

"Hitungannya lima hari dari ramadan pertama, akan menjadi awal ramadan selanjutnya," papar Ali Wafa.

Ia menilai perbedaan penetapan awal Ramadan bagian dari keragaman yang jadi rahmat Tuhan . Kata dia, penting saling menghargai perbedaan ini.

"Jadi saya mengawali sekarang, mungkin yang lain akan mulai besok atau lusa itu semua benar tidak ada yang salah. Yang salah itu yang tidak puasa," ucap Ali Wafa.

Berdasarkan metode hitungannya, Ali Wafa menetapkan ibadah puasa bagi kaumnya pas 30 hari. Ia memprediksi pelaksanaan lebaran pun juga lebih awal nantinya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.