Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke 3 Ramadhan 1447 H/2026, Diampuni Dosa yang Telah Lalu
Vanda Rosetiati February 20, 2026 05:03 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Sholat tarawih adalah sholat khusus pada malam Bulan Ramadhan yang dilaksanakan setelah shalat Isya’ dan sebelum shalat witir. Hukum melaksanakan sholat tarawih adalah sunnah bagi kaum laki-laki dan perempuan.

Anjuran sholat tarawih juga tertuang dalam hadits:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau". (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Sebagian umat Islam melaksanakan sholat tarawih dengan 8 rakaat yang kemudian diikuti sholat witir tiga rakaat, sehingga totalnya 11 rakaat. Ada juga yang melaksanakan sholat tarawih 21 rakaat. Sholat ini dapat dikerjakan sendirian atau pun berjamaah.

Sholat tarawih merupakan salah satu praktik untuk menghidupkan malam Ramadhan (qiyamu Ramadhan). Ibadah ini memiliki keutamaan-keutamaan yang memang ditemukan landasannya dari hadits Rasulullah. 

Hari ini, Jumat 20 Februari 2026 umat Islam menjalankan puasa Ramadan 1447 H hari kedua. Malamnya melaksanakan sholat tarawih malam ke 3 Ramadhan.

Fadhilah sholat tarawih malam ke 3 Ramadhan ini didasarkan pada Hadits Rasulullah SAW disampaikan Sayyidina Ali bin Abi Thaalib RA. Keterangan ini dimuat dalam Kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakiri Al-Khubawi.

_______________

Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke 3 Ramadhan

Ali bin Abi Thaalib RA berkata, bahwa pada suatu waktu Nabi SAW. ditanya tentang keutamaan keutamaan sholat tarawih di Bulan Ramadhan; maka beliau bersabda:


وَفِي اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ يُنَادِي مَلَكَ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ : اسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ غَفَرَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ

Artinya: 

Pada malam ketiga, ada salah satu Malaikat mengundang dari bawah Arsy: "Mulailah bekerja maka Allah mengampuni dosamu yang telah lalu.

Sejarah Sholat Tarawih 

Dosen STISNU Aceh dan Chef Kebuli Arab Sudan Tgk  H Hasanuddin, MEd ( Tu Sudan) dalam laman online dinasdayahaceh.acehprov.go.id yang diakses Tribunsumsel.com Jumat  20 Februari 2026 menjelaskan sejarah sholat tarawih

Sholat tarawih adalah shalat yang dilakukan hanya pada bulan Ramadhan, dan shalat tarawih ini dikerjakan Nabi pada tanggal 23 Ramadhan tahun kedua hijriah. 

Rasulullah SAW pada masa itu mengerjakannya tidak selalu di masjid, melainkan kadang di rumah. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ

(رواه البخاري ومسلم)

Artinya: 
"Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin radliyallahu ‘anha, sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam shalat di masjid, lalu banyak orang shalat mengikuti beliau. Pada hari ketiga atau keempat, jamaah sudah berkumpul (menunggu Nabi) tapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam justru tidak keluar menemui mereka. Pagi harinya beliau bersabda, 'Sunguh aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali bila shalat ini diwajibkan pada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, 'Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan’." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadist ini menerangkan Nabi Muhammad memang pernah melaksanakan shalat tarawih pada malam awal-awal bulan Ramadhan. Hingga akhirnya, saat melihat antusiasme yang begitu tinggi dari sahabat-sahabat beliau, Nabi justru mengurungkan niatnya datang ke masjid pada hari ketiga atau keempat.

Pertama, bisa jadi karena beliau khawatir, sewaktu-waktu Allah menurunkan wahyu yang mewajibkan shalat tarawih kepada umatnya. Tentu hal tersebut bakal memberatkan umat generasi berikutnya yang belum tentu memiliki semangat yang sama dengan para sahabat Nabi itu.

Kedua, mungkin beliau takut timbulnya salah persepsi di kalangan umat bahwa shalat tarawih wajib karena merupakan perbuatan baik yang tak pernah ditinggalkan Rasulullah.

Sebagaimana keterangan dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari:


أَنَّهُ إِذَا وَاظَبَ عَلَى شَيْء مِنْ أَعْمَال الْبِرّ وَاقْتَدَى النَّاس بِهِ فِيهِ أَنَّهُ يُفْرَض عَلَيْهِمْ

Artinya: “Sesungguhnya Nabi ketika menekuni suatu amal kebaikan dan diikuti umatnya, maka perkara tersebut telah diwajibkan atas umatnya.”

Langkah tersebut menunjukkan betapa bijaksana dan sangat sayangnya Nabi kepada umatnya. Pada hadist di atas dapat ditarik kesimpulan:

(1) Nabi melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid hanya dua malam. Dan beliau tidak hadir melaksanakan shalat tarawih bersama-sama di masjid karena takut atau khawatir shalat tarawih akan diwajibkan kepada umatnya.

(2) Shalat tarawih hukumnya adalah sunnah, karena sangat digemari oleh Rasulullah dan beliau mengajak orang-orang untuk mengerjakannya.

(3) Dalam hadist di atas tidak ada penyebutan bilangan rakaat dan ketentuan rakaat shalat tarawih secara rinci.

===

Demikian Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke 3 Ramadhan 1447 H/2026, Diampuni Dosa yang Telah Lalu.

Baca juga: Wirid dan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir PDF, Teks Arab, Latin dan Terjemahan Lengkap

Baca juga: Contoh Teks MC Ramadhan Singkat Untuk Sholat Tarawih Ramadhan 1447 H/2026

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.