Undana Catat 11 Ribu Lebih Pendaftar SNBP 2026, Farmasi Diserbu 800 Calon Mahasiswa
Eflin Rote February 20, 2026 06:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mencatat lonjakan signifikan jumlah pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Hingga penutupan pendaftaran pada 18 Februari 2026 pukul 23.59 WITA, total pendaftar mencapai 11.582 orang.

Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si, mengungkapkan awalnya pihak kampus sempat pesimis dengan jumlah pendaftar tahun ini.

Hal itu menyusul adanya regulasi yang menjadikan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai salah satu indikator penting dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

“Kita tahu posisi NTT untuk TKA masih rendah secara nasional. Kami sempat khawatir anak-anak kita akan kesulitan bersaing, bukan hanya di Undana tetapi juga di perguruan tinggi negeri lainnya,” ujarnya.

Namun kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Menurutnya, tingginya angka pendaftar menunjukkan antusiasme siswa NTT tetap besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Ia menjelaskan, tahapan SNBP diawali dengan pembuatan akun sekolah sejak akhir Desember 2025 hingga 28 Januari 2026. Sementara pendaftaran siswa dari sekolah yang telah memiliki akun berlangsung hingga 18 Februari 2026.

Sesuai jadwal kementerian, penilaian portofolio untuk pilihan pertama akan dimulai pada 25 Februari hingga 6 Maret 2026, kemudian tahap kedua pada 6–12 Maret 2026. Pengumuman hasil SNBP dijadwalkan pada 31 Maret 2026.

Baca juga: Kesempatan Emas untuk Mahasiswa FKIP Undana, Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

Selain SNBP, Undana juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Pendaftaran UTBK dibuka 25 Maret hingga 7 April 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 21–30 April 2026. Hasil UTBK akan diumumkan 25 Mei 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan UTBK, Undana membutuhkan sekitar 900 unit komputer per hari. Saat ini tersedia sekitar 850 unit, sehingga kekurangan sekitar 50 unit akan dipenuhi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi mitra di NTT.

Dari data sementara SNBP 2026, Program Studi Farmasi menjadi prodi dengan tingkat keketatan tertinggi. Dari kuota sekitar 200 kursi, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 800 orang.

“Farmasi memang sangat diminati. Angka keketatannya paling tinggi dibandingkan prodi lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kampus terus memaksimalkan sosialisasi profil program studi agar calon mahasiswa memahami kompetensi dan mata kuliah yang ditawarkan masing-masing prodi.

Dengan lonjakan pendaftar tersebut, Undana optimistis kualitas dan daya saing mahasiswa baru tahun 2026 akan semakin meningkat. (uan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.