Harga Daging Sapi di Pasar Gedong Tataan Rp 140 Ribu per Kg, DKP Pesawaran Sebut Stok Aman
Reny Fitriani February 20, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pesawaran memastikan harga daging sapi di Pasar Gedong Tataan masih berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram di Ramadan saat ini. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran Hendra Sulistianto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, harga daging sapi di Pasar Gedong Tataan masih stabil.

“Untuk sementara masih kisaran Rp140 ribu di Pasar Gedong Tataan,” kata Hendra kepada Tribun Lampung, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan strategis, termasuk daging sapi, guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, hingga saat ini stok daging sapi masih mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat di Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga Harga Daging Sapi di Bandar Lampung Naik Rp 10 Ribu, Jadi Rp 140 Ribu per Kg

“Untuk sampai saat ini masih aman, semoga sampai menjelang Lebaran. Kita juga terus memantau tiap minggu,” ujarnya.

Hendra menambahkan, pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan pedagang serta pemantauan langsung di pasar tradisional. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu kenaikan harga secara drastis.

Sementara itu, di tingkat pedagang, harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. 

Jum, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Gedong Tataan, mengatakan harga daging naik sekitar Rp20 ribu per kilogram dibandingkan sebelumnya.

“Ya, sudah naik. Sebelumnya di angka Rp130 sampai Rp140 ribu, sekarang sudah Rp150 ribu,” ujar Jum.

Ia menyebutkan, kenaikan harga mulai terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan. 

Dalam dua hari terakhir, penjualan juga mengalami peningkatan dan stok yang disiapkan habis terjual.

“Alhamdulillah sudah mulai ramai pembeli. Dalam dua hari ini habis,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Untuk pasokan, Jum mengaku sapi diperoleh dari luar daerah maupun dari wilayah Pesawaran sendiri, tergantung ketersediaan barang di lapangan.

Terkait bagian daging yang paling diminati masyarakat menjelang Ramadan, Jum menyebut sejumlah bagian tertentu lebih banyak dicari pembeli, terutama untuk kebutuhan masakan khas.

“Kalau yang paling diminati biasanya tulangan untuk buat rawon, sama dalem-daleman,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.